9.03.2018

>> LUKISAN DEWI SRIKANDI DAN KISAH NYA

Dalam pewayangan Jawa, dikisahkan bahwa Srikandi lahir karena keinginan kedua orangtuanya, yaitu Prabu Drupada dan Dewi Gandawati, menginginkan kelahiran seorang anak dengan normal. Kedua kakaknya, Dewi Dropadi dan Drestadyumna, dilahirkan melalui puja semadi. Dropadi dilahirkan dari bara api pemujaan, sementara asap api itu menjelma menjadi Drestadyumna.

Dewi Srikandi sangat gemar dalam olah keprajuritan dan mahir dalam mempergunakan senjata panah. Kepandaiannya tersebut didapatnya ketika ia berguru pada Arjuna, yang kemudian menjadi suaminya. Dalam perkawinan tersebut ia tidak memperoleh seorang putra.

Dewi Srikandi menjadi suri teladan prajurit wanita. Ia bertindak sebagai penanggung jawab keselamatan dan keamanan kesatrian Madukara dengan segala isinya. Dalam perang Bharatayuddha, Dewi Srikandi tampil sebagai senapati perang Pandawa menggantikan Resi Seta, kesatria Wirata yang telah gugur untuk menghadapi Bisma, senapati agung balatentara Korawa. Dengan panah Hrusangkali, Dewi Srikandi dapat menewaskan Bisma, sesuai kutukan Dewi Amba, putri Prabu Darmahambara, raja negara Giyantipura, yang dendam kepada Bisma. Dalam akhir riwayat Dewi Srikandi diceriterakan bahwa ia tewas dibunuh Aswatama yang menyelundup masuk ke keraton Hastinapura setelah berakhirnya perang Bharatayuddha.

Lukisan Dewi Srikandi dengan senjata andalanya panah, penuh keberanian, nampak tenang, dan terpancar aura kelembutan dari nya, berlatar goresan ekspresif, adalah sebuah karya seni tinggi dari sang pelukis master Heno Airlangga.

Item lukisan tersedia, untuk informasa dan pembelian silahkan hubungi:
Email: javadesindo@gmail.com
Hotline-Whatsapp: 081.329.7.329.1
1


Judul: Srikandi
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 150cm x 100cm
Media: Cat Akrilik diatas kanvas
Tahun: 2017

1 comment:

Anonymous said...

Lukisan bagus dan indah Tapi sayang hanya busur nya saja yg di tampilkan, anak panahnya tidak ada, kalau semua lengkap pasti lebih indah dan sempurna,