5.06.2013

>> CIRI TALENTA PELUKIS SEJATI



Seorang seniman khususnya pelukis, yang mendedikasikan hidupnya untuk berkarya menciptakan lukisan-lukisan bernilai seni tinggi, memulai awal karirnya dari nol dan terus menempa talentanya baik secara akademis maupun secara otodidak, ia terus berkarya dan berkarya, juga tidak lupa untuk mempromosikan hasil karyanya untuk dikenal masyarakat luas hingga menjadikan namanya populer dan dikenal masyarakat luas, baik dikenal dalam lingkup nasional maupun international.

Namun semua itu, bukanlah sebuah perjalanan karir yang mudah, dan bisa dibilang merupakan sebuah perjalanan karir yang sangat sulit, hanya seorang seniman sejati yang mampu meraih pencapaian kesuksesan seperti diatas, dimana dia menggabungkan talenta seni dan mempu mengemas dengan apik dalam sebuah pemasaran karya seni untuk dihidangkan kepada para pecinta seni khususnya lukisan .

Perjalanan awal seorang pelukis ada 2 metode talenta yang dipakai, yaitu talenta "art skill" dan talenta "sense of art". Pelukis yang memulai dengan talenta art skill, biasanya memulai dengan tehnik gaya aliran melukis realis  atau naturalis, dimana setiap obyek lukisan dilukis dengan seindah dan semirip mungkin dengan obyek aslinya, misal: jika melukis wajah manusia maka akan persis dengan wajah manusia aslinya, jika melukis pemandangan alam atau hewan, maka akan seindah dan persis dengan pemandangan alam atau hewan aslinya, tehnik lukisan realis dan naturalis memerlukan skill atau keahlian khusus . Pelukis dengan talenta "art skill" dalam perjalanan waktu semakin bertambah umur biasanya mengalami kejenuhan, dan akhirnya bermutasi kedalam aliran lukisan yang lain seperti abstrak atau ekspresionis. Hasil karya lukisan dari segi tehnik seorang pelukis "art skill" adalah lebih matang jika dibanding dengan seorang pelukis "sense of art", karena seorang pelukis art skill sudah pasti memiliki sense of art, tapi seorang pelukis "sense  of art" belum tentu memiliki "art skill".

Sedangkan pelukis yang memulai awal karir dengan "Sense of art" ia tidak peduli dengan bentuk dan obyek lukisan, apakah obyek yang dilukis harus persis dengan obyek aslinya atau tidak, ia lebih mengasah naluri seni dengan menampilkan obyek-obyek lukisan abstrak atau ekspresi, pelukis yang memulai awal karir dengan "Sense of art" biasanya ia lemah dalam hal tehnik lukisan "art skill" seperti dalam penjelasan diatas.

Idealnya seorang pelukis  jika ingin menjadi seorang seniman sejati, harus memulai awal karir dari seorang pelukis realis atau naturalis, ini sangat berguna untuk mengasah art skill nya, seiring dengan proses perjalanan waktu, secara otomatis "sense of art" dari seorang pelukis akan mengikutinya. Apakah nanti ia akan bermutasi dalam aliran lukisan lainya atau tetap dalam aliran lukisan realis, hendaknya pada awal karir seorang pelukis mengambil metode "art skill".


Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online lukisan terlengkap & terbesar