Translate

4.06.2012

>> KISAH UNIK DALAM DUNIA LUKISAN

Beberapa kisah unik dalam Dunia Lukisan, kami sampaikan berdasarkan kisah nyata yang kami ambil dari beberapa sumber kredibel, diantaranya:

Seorang kolektor dan sekaligus seorang pengusaha dari Jepang bernama Ryoei Saito, mengkoleksi lukisan karya Van Gogh yang berjudul “Portrait of Dr. Gachet” dibelinya dengan harga USD 82,5 Juta atau sekitar Rp.800 Miliar dari lelang Christie di New york.
Hal unik dari sang kolektor Ryoei Saito adalah, dia berwasiat ingin dikremasi bersama lukisan koleksinya ini jika kelak dia meninggal Dunia. Akhirnya Ryoei Saito meninggal Dunia pada Tahun 1996, namun lukisanya tetap aman dan tidak ikut dikremasi.




Vincent Van Gogh, Pelukis maestro legendaris asal Belanda, dikira banyak orang mati karena bunuh diri, namun baru-baru ini dua orang penulis ahli sejarah kehidupan Van Gogh, Steven Naifeh dan Gregory White Smith yang telah melakukan penelitian selama 10 tahun dan bekerjasama dengan lebih dari 20 penerjemah dan peneliti, telah menyimpulkan bahwa Van Gogh sesungguhnya tak sengaja tertembak oleh 2 anak yang dikenalnya sebagai bocah pemilik “Senjata api rusak” di ladang gandum tempat biasa dia melukis.
Selama ini orang mengira di ladang gandum itulah tembakan bunuh dirinya dilakukan, sesaat sebelum akhirnya dia kembali ke penginapan dan meninggal Dunia, Van Gogh terbunuh dalam kecelakaan yang melibatkan 2 orang bocah, dan dia memilih melindungi mereka dengan mengaku menembak diri sendiri.



Lukisan “Monalisa” karya sang pelukis maestro Dunia Leonardo da Vinci, keindahan wajah dan senyuman Monalisa seolah menyimpan berjuta misteri, yang mengundang berbagai kalangan ahli untuk menyibak misteri dibalik lukisan Monalisa.
Karena fenomenalnya lukisan Monalisa, hingga dibuat dalam film “The Davinci Code”. Hingga saat ini banyak spekulasi dari para peneliti tentang misteri lukisan Monalisa, dimana lukisan Monalisa sendiri bisa dikatakan sebagai karya seni yang tak ternilai dengan materi atau uang, karena memang sudah tidak dijual, dan sekarang ditempatkan di dalam Museum “Du Louvre, Prancis”, salah satu Museum bersejarah terbesar di Dunia.



Seorang seniman mural berdarah Korea “David Choe” yang awalnya berpenghasilan pas-pasan, akhirnya bersiap menjadi trilyuner karena memiliki saham Facebook. Awalnya seniman mural tersebut, pada Tahun 2005 melukis mural dikantor pusat Facebook, saat situs jejaring sosial itu baru saja di dirikan, sebagai bayaran David Choe ditawari uang tunai atau saham facebook, Choe lebih memilih dibayar dengan saham, meski saat itu dia belum tahu apakah Facebook akan sukses, pilihanya pun tepat, sebab Facebook kini menjadi sangat bernilai, karena Facebook akan segera menjadi perusahaan publik, dan saham yang dimiliki Choe diprediksi akan bernilai USD 200 Juta atau sekitar Rp.1,9 Triliun.
Choe sebenarnya hanya memiliki secuil saham Facebook, yaitu sekitar 0,25%, namun jumlahnya tetap besar mengingat tingginya nilai Facebook.
David Choe ketika itu diminta melukis kantor Facebook oleh Sean Parker yang kemudian menjadi presiden Facebook. Pada Tahun 2007 choe diminta kembali melukis kantor kedua Facebook oleh Mark Zuckerberg. Hingga sekarang Choe tetap dpercaya Facebook karena hasil lukisanya memuaskan.



Pada Tahun 1953, Affandi sang pelukis maestro legendaris Indonesia, mendapatkan beasiswa untuk belajar melukis di Santiniketan, India. Ketika telah tiba di India, beliau ditolak dengan alasan sudah tidak memerlukan pendidikan melukis lagi, karena kemajuan dan talenta nya sebagai seorang pelukis sudah melebihi dari seorang yang belajar, dan talenta nya dianggap sebagai kemampuan seorang maestro.
Akhirnya beasiswa yang telah diterima nya digunakan untuk mengadakan pameran keliling Negeri India.


Posting by JAVADESINDO Art Gallery



3.22.2012

>> LUKISAN HARGA FANTASTIS YANG - SOLD OUT

Para kolektor dan pebisnis koleksi benda seni kelas Dunia tiada hentinya untuk berburu karya-karya seni, khususnya Lukisan dari para Pelukis maestro Dunia, meskipun harganya yang terbilang fantastis, namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk berburu dan mengkoleksinya.

Seperti Galeri lelang terkenal kelas International "Christie dan Sotheby", tak pernah sepi dari kolektor dan pecinta karya seni yang berburu lukisan, dimana setiap Bulan nya Galeri tersebut berhasil melelang koleksi karya-karya pelukis maestro Dunia, dan Sold out. Di Bulan Februari 2012 kemarin, Galeri tersebut, khusus untuk Lukisan karya pelukis maestro Dunia, berhasil menjual 3 unit lukisan dengan harga fantastis, diantaranya:


Lukisan karya Van Gogh
Judul: “Vue de l'asile et de la Chapelle de Saint-Rémy”
Media: oil on canvas
Ukuran: 17.8 x 23.8 in. / 45.1 cm x 60.4 cm
Di lelang: Christie's London: Selasa, 7 Februari 2012
Terjual: Poundsterling £ 10,121,250 (Sekitar Rp. 147. 000. 000. 000) - Seratus Empat Puluh Tujuh Miliar Rupiah





Lukisan karya Paul Signac
Judul: La Corne d'Or, Constantinople
Media: Oil on canvas
Ukuran: 35.1 in. x 45.8 in. / 89.2 cm x 116.3 cm
Di lelang: Christie's London: Selasa, 7 Februari 2012
Terjual: Poundsterling £ 8,777,250 (Sekitar Rp.11.200.000.000) – Sebelas Miliar Dua Ratus Juta Rupiah






Lukisan karya Ernst Kirchner
Judul: The bosquet Albertplatz in Dresden
Media: Oil on canvas
Ukuran: 47.2 in. x 59.4 in. / 120 cm x 151 cm
Di lelang: Sotheby's London: Rabu, 8 Februari 2012
Terjual: Poundsterling £ 7,321,250 (Sekitar Rp.106.300.000.000) – Seratus Enam Miliar Tiga Ratus Juta Rupiah)

Sebuah karya seni tidak memiliki batas nominal harga yang pasti, namun nilai seni yang terkandung di dalamnya dan siapa pelukisnya, menjadikan sebuah karya seni bernilai fantastis.



Posting by JAVADESINDO Art Gallery

3.17.2012

>> MENGENAL SINDIKAT PEMALSUAN LUKISAN



Sejak jaman dahulu sebenarnya sindikat pemalsuan lukisan sudah ada, mula - mula muncul pada awal Tahun 1900-an, terutama di Eropa dan Amerika, sedangkan khusus di Indonesia mulai muncul Tahun 1950-an, biasanya yang menjadi sasaran pemalsuan lukisan, adalah karya-karya pelukis maestro terkenal yang harganya fantastis dan banyak dicari kolektor.

Seiring perkembangan Dunia global yang maju pesat diberbagai aspek, menjadikan persaingan hidup kian tinggi, dan berbagai cara ditempuh orang untuk bisa memenuhi kebutuhan, keinginan dan ambisi. Untuk mereka yang tidak mau melalui proses dalam mendapatkan sesuatu, memakai cara-cara instant untuk mewujudkan ambisinya, dan tak jarang merugikan orang lain.

Salah satunya adalah sindikat pemalsuan lukisan, dan yang dipalsukan tidak tanggung-tanggung, biasanya yang dipalsukan adalah karya-karya pelukis maestro terkenal. Para sindikat ini membuat semirip mungkin karakter lukisan dengan aslinya, bahan dan cat lukisanya pun diproses sedemikian rupa hingga kelihatan tua dan antik, tanda tangan pelukisnya pun ditiru sesempurna mungkin. Dengan hasil lukisan palsu tersebut, para sindikat dengan sangat meyakinkan mengklaim bahwa lukisan tersebut asli kepada calon pembeli/ korban mereka, harga jualnya pun disamakan dengan harga lukisan yang asli, bahkan mereka terkadang juga memalsukan sertifikat keaslian lukisan yang dibuat sama seperti keluaran otoritas resmi pelukisnya, guna lebih meyakinkan korbanya.

Saat ini peredaran lukisan palsu dipasar lukisan sangat banyak dan sudah bercampur dengan lukisan asli, sehingga sangat sulit bagi orang awam untuk membedakanya, dan bahkan kurator pun dibuat terkecoh karenanya, kecuali kurator yang benar-benar berpengalaman, jeli dan teliti yang bisa menelusuri apakah itu lukisan asli atau palsu.

Bahkan baru-baru saja seperti yang telah diliput salah satu media Televisi Nasional, diantara ratusan koleksi Bank Indonesia (BI), setelah dilakukan verifikasi oleh tim kurator Bank Indonesia dan tim kurator Galeri Nasional, terdapat sekitar 29 Lukisan palsu , dan yang dipalsukan semua adalah lukisan karya pelukis maestro terkenal, seperti: Raden Saleh, Affandi, Basuki Abdullah, Hendra Gunawan, S.Sudjojono, Lee man fong, Le Mayeur, Walter Spies, Antonio Blanco, Ernest Dezentje, dan beberapa pelukis maestro lainya.

Mata rantai sindikat pemalsu lukisan biasanya bekerja secara teroganisir, ada pelukis yang membuat lukisan palsunya, ada marketing sekaligus pemodal yang membeli dari pelukis dengan harga tinggi (untuk ukuran lukisan palsu), kemudian dijual kembali kepada konsumen akhir/ korbanya, dengan harga fanstastis, seperti harga lukisan aslinya.

Sindikat pemalsu lukisan biasanya memberikan perbedaan sedikit diantara obyek lukisan dengan yang aslinya. Atau terkadang menggabungkan beberapa karya pelukis maestro, kemudian diambil per obyek dari masing-masing lukisan kemudian digabungkan, gunanya untuk memberikan perbedaan, agar tidak sama persis obyeknya, dengan lukisan asli yang dipalsukan, sehingga mengurangi resiko kecurigaan dari pembelinya.

Untuk yang lebih ekstrem lagi, ada pelukis yang memang khusus mendalami karakter pelukis maestro tertentu, secara detail mulai dari karakter goresan, karakter bentuk, karakter warna, canvas dan cat lukisan juga tidak luput dari strategi pemalsu lukisan untuk lebih menyempurnakan kemiripanya dengan karakter pelukis maestro aslinya.
Karya-karya lukisan yang dibuatnya tidak me-repro/ meng-copy lukisan aslinya, melainkan membuat obyek yang berbeda dengan tetap menjaga karakter lukisan mirip dengan pelukis maestro aslinya, untuk penyempurnaan hasil akhir, lukisan diberi tanda tangan nama pelukis maestro yang dipalsukan. Untuk jenis sindikat seperti ini adalah yang paling sulit untuk dideteksi.

Guna mengurangi resiko membeli lukisan palsu, alangkah lebih baiknya, sebelumnya anda konsultasikan terlebih dahulu dengan ahlinya (Kurator lukisan yang berpengalaman). Demikian informasi dari kami, semoga bermanfaat.


Posted by JAVADESINDO Art Gallery

2.29.2012

>> MENGUPAS SEPUTAR MENGKOLEKSI LUKISAN MAESTRO LEGENDARIS



Pelukis maestro legendaris adalah para pelukis terkenal masa lalu yang sudah meninggal Dunia, atau pelukis terkenal yang sudah berusia lanjut namun masih hidup, dan karya lukisanya banyak dicari oleh para kolektor untuk dikoleksi.

Namun seringkali yang menjadi kendala adalah sulitnya membedakan antara lukisan yang asli dengan lukisan palsu, karena pemalsuan lukisan maestro, khususnya dari karya-karya pelukis maestro Indonesia, sudah ada sejak Tahun 1960-an, dan itu artinya, meskipun sudah tergolong lukisan tua, namun juga masih berpotensi sebagai lukisan palsu.

Dan terkadang yang membuat lebih rumit lagi adalah, lukisan asli dinilai palsu, sedangkan yang palsu dinilai asli. Untuk lukisan asli sendiri bisa dikatakan keberadaanya adalah misteri, artinya sudah tercampur peredaranya antara lukisan yang palsu dengan yang asli, sehingga sangat sulit membedakan keduanya. Terlebih lagi, untuk saat ini peredaran lukisan palsu semakin banyak, yang bisa meniru goresan, karakter dan tanda tangan pelukis dengan sangat mirip, bahkan metarial canvas dan cat lukisan juga diproses sedemikian rupa agar kelihatan tua dan antik, atau sering disebut lukisan KW I.

Sebenarnya cara yang paling otentik adalah, dengan cek langsung lukisan kepada pelukisnya langsung, tapi terkadang itu mustahil, karena pelukisnya sendiri sudah meninggal, karena hampir sebagian besar pelukis maestro legendaris sudah meninggal Dunia. Lain halnya, jika pelukis tersebut masih hidup, bisa langsung kita kroscek ke pelukisnya langsung, apakah lukisan tersebut asli atau palsu.

Dalam mengkoleksi lukisan maestro, ada beberapa hal yang membuat bingung para kolektor, khususnya kolektor baru. Dimana analisa satu kurator dengan kurator lainya dalam menilai keaslian suatu lukisan seringkali berbeda, hal ini biasanya membuat kolektor khususnya yang masih baru, mengurungkan niat untuk meneruskan koleksinya.

Kalau kolektor yang sudah berpengalaman, biasanya memiliki satu kurator atau satu tim kurator kepercayaan untuk memfilter semua lukisan maestro yang akan dikoleksinya, sehingga memberikan keamanan, kenyamanan, dan rasa kepuasan tersendiri, juga menghindari kebingungan jika menyikapi analisa yang berbeda-beda dari masing-masing kurator.

Sebenarnya ada pilihan lain yang lebih aman, tempat untuk membeli lukisan adalah di Balai Lelang, bila dibandingkan dengan membeli langsung ke perorangan, karena di Balai Lelang, lukisan yang akan di lelang sudah difilter dan dicek secara khusus oleh tim kurator ahli, dan dilengkapi dokumen lukisan. Namun disisi lain jika dilihat dari segi harga, harga lukisan dibalai lelang memang lebih mahal. Akan tetapi untuk keamanan dan keotentikanya, lebih baik membeli lewat Balai Lelang, jika memiliki anggaran mencukupi.

Dari sedikit informasi diatas, mudah-mudahan bisa menjadi informasi bermanfaat untuk anda yang akan membeli lukisan karya para pelukis maestro legendaris, atau anda para pemilik lukisan maestro legendaris.


Posted by JAVADESINDO Art Gallery

2.09.2012

>> JENIS LUKISAN YANG COCOK UNTUK RUANG INTERIOR BERGAYA MODERN

Berikut kami informasikan seputar jenis dan obyek lukisan yang cocok untuk dekorasi interior ruanngan bergaya modern dan minimalis, sedangkan untuk warna-warna lukisan, tinggal dipilih warnanya yang sesuai/ senada dengan konsep warna pada interior ruangan.

1. Lukisan bertema bunga, dengan warna dan obyek simple, dilukis dalam gaya goresan impressionist modern.





2. Masih juga dalam lukisan bertema bunga, dengan warna dan obyek yang simple, namun dilukis dalam gaya naturalist, yang terlihat nampak teratur dan rapi.





3. Lukisan dengan goresan sederhana bergaya modern, lukisan unik yang dibelah dua namun masih satu tema, bisa menjadi fokus utama dalam ruangan.





4. Lukisan permainan warna garis menyala yang dibelah menjadi tiga bagian namun masih dalam kesatuan tema, memberikan kesan hangat dan ceria, sangat pas ditempatkan dalam ruang keluarga atau ruang tamu bergaya modern.





5. Lukisan bertema space, simple dan unik, salah satu pilihan tema yang cocok untuk ruangan interior bergaya modern minimalis.





6. Lukisan realist, bertema mata, dipadu dengan ornamen natural simple, berkesan modern dan natural, bisa menjadi "point of interest" dalam ruangan, memberikan tampilan unik.





7. Lukisan bertema permainan garis dan bidang kubisme, dengan warna-warna kontras nan simple, juga cocok untuk "aksen" dekorasi interior bergaya modern.





8. Lukisan beraliran ekspressionist dengan goresan dan warna simple, merupakan salah satu jenis lukisan yang cocok untuk ruangan bergaya modern minimalis, bertambah unik dengan metode dibelah menjadi 2 bagian.





9. Lukisan bergaya naturalist bertema bunga, obyek bunga dilukis sebagai satu kesatuan utuh, melukiskan pesona keindahan bunga dengan warna lembut, lukisan menjadi unik dengan metode lukisan belah 3, sangat cocok terutama untuk interior bergaya modern kamar wanita atau anak gadis.





10. Jenis lukisan bunga ini masih satu tema dengan lukisan bunga diatas no.9, namun beberapa perbedaanya, lukisan ini memiliki 2 nada warna yang berbeda/ kontras, namun dalam nuansa soft, juga menonjolkan goresan lembut dalam nuansa transparant pada bunga, sehingga nuansa gerakan terlihat anggun nan lembut, cocok sekali untuk interior ruangan bergaya modern, baik untuk ruang keluarga ataupun kamar tidur wanita/ anak gadis.




Untuk anda yang ingin pesan lukisan - lukisan yang cocok untuk ruang interior bergaya modern minimalis, Galeri kami menyediakan ribuan pilihan lukisan modern minimalis berkualitas dengan harga terjangkau, anda bisa memilihnya sesuai dengan konsep dan tema dekorasi ruangan interior, galeri kami melayani pemesanan dan pengiriman lukisan ke seluruh Indonesia.

Silahkan kunjungi Galeri online lukisan kami, silahkan pilih dan pesan lukisan sesuai keinginan anda.


1.30.2012

>> 3 BAHAN CAT UNTUK MELUKIS YANG POPULER



Dalam Dunia lukisan, cat merupakan salah satu bahan/ material utama dalam proses pembuatan lukisan, sejarah perkembangan seni rupa mencatat, sejak jaman prasejarah manusia sudah mengenal seni dengan pemahaman naluri menyesuaikan jamanya, dan bahan cat yang digunakan beragam jenis, ada yang menggunakan langsung warna dari daun-daunan, getah pohon, darah hewan, dan lainya yang berasal dari alam langsung.

Bahkan para seniman lukis, pada masa abad 3 – 7 Masehi banyak yang menggunakan bahan cat lukis berbahan batuan permata yang giling lembut dicampur dengan minyak tumbuhan, kemudian digunakan sebagai cat lukis, sehingga sampai sekarang masih bisa kita lihat karya mereka di museum-museum seni kelas Dunia, masih bisa kita lihat karya-karya lukisan klasik mulai dari Abad 3 Masehi, dengan warna cat yang masih menyala.

Dijaman modern sekarang ini, penggunaan cat untuk melukis, semakin banyak dan bervariasi jenis catnya, namun secara umum, ada 3 cat untuk melukis yang sering dan populer digunakan, diantaranya:

1. Cat minyak
Cat ini berbasis minyak, atau menggunakan pengencer minyak, cat ini adalah yang paling populer digunakan para pelukis untuk melukis, dengan media canvas, kelebihan cat minyak diantaranya: warna yang tajam dan tahan lama (sangat tergantung dengan jenis merk cat minyak), mudah dalam penggunaan dan tehniknya, bisa dengan mudah di explore dalam berbagai tehnik gaya lukis, bisa tehnik transparant, opaque, maupun bertekstur, dan bisa pula di combine dengan material lain, guna menghasilkan tehnik unik.
Cat minyak juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya perlu proses pengeringan yang lama, sehingga terkadang membutuhkan waktu yang lebih lama dalam proses melukis, kekurangan lainya adalah kurang ramah lingkungan, dan berbau tajam.

2. Cat Acrylic
Cat ini berbasis air, atau menggunakan pengencer air, cat ini juga termasuk yang populer digunakan dalam melukis, umumnya media yang digunakan adalah canvas, namun juga bisa dengan media kertas, tehnik melukis yang gunakan hampir sama dengan tehnik cat minyak, namun kurang baik untuk melukis dengan tehnik transparant. Adapun kelebihan cat acrilyc ini adalah lebih ramah lingkungan, bau tidak terlalu menyengat, lebih cepat kering, sehingga proses berkarya lebih cepat selesai. Adapun kekurangan dari cat acrilyc antara lain, karena sifatnya yang cepat kering, sehingga menyulitkan bagi pelukis, terutama yang belum terbiasa menggunakan cat acrilyc, sehingga mengalami kesulitan untuk digunakan dalam gaya lukisan realist ataupun naturalist.
Jika dibandingkan dengan cat minyak untuk melukis gaya realist halus, cat acrylic tidak bisa sehalus cat minyak, warna juga lebih rentan pudar jika terkena sinar matahari langsung secara terus menerus.

3. Cat Air ( water color )
Adalah cat untuk melukis khusus diatas kertas yang menggunakan banyak air sebagai pengencernya, dan tehnik yang digunakan juga spesifik, yaitu tehnik transparant, media yang digunakan adalah kertas, kelebihan cat air diantaranya memiliki efek unik dari cat air yang khas, ramah lingkungan, dan kekuranganya adalah memerlukan kehati-hatian dan perawatan khusus, karena sifat kertas yang mudah rusak atau robek.


Posted by JAVADESINDO Art Gallery




1.22.2012

>> LUKISAN REPRO MAESTRO DUNIA UNTUK DEKORASI INTERIOR




Memajang lukisan repro karya para pelukis mestro Dunia, sebagai dekorasi dalam interior ruangan, adalah bagian dari suatu kebanggaan. Lukisan tersebut merupakan karya seni kelas Dunia yang harganya fantastis, tentu saja memiliki koleksinya meskipun dalam bentuk lukisan repro adalah sebuah kepuasan tersendiri, alasan lainya adalah harga lukisan repro yang terjangkau, sangat jauh perbandingan harganya dengan lukisan originalnya, bisa sampai 300rb kali lipat perbadingan harganya.

Untuk tingkatan lukisan repro ditentukan berdasarkan kualitas dari lukisan tersebut, dan kualitas lukisan repro tersebut bisa dilihat dari berbagai segi, antara lain: Bahan dan material lukisan seperti canvas dan catnya, disini yang paling bagus adalah berbahan cat minyak diatas canvas, kualitas selanjutnya bisa dilihat dari kemiripan dengan model lukisan aslinya, baik dari segi goresan, warna dan teksturnya, semakin mirip sebuah lukisan repro dengan lukisan aslinya, maka semakin tinggi pula kelas lukisan repro tersebut.

Lukisan repro ini pun dibuat dalam bilangan yang terbatas, artinya tidak dibuat dalam jumlah masal, karena proses pembuatanya juga membutuhkan waktu, ketelitian dan skill yang tinggi, bahkan prosesnya lebih sulit dari saat sang pelukis aslinya membuat lukisan tersebut. Prosedur dalam membuat lukisan repro, harus ada batas yang jelas, diantaranya kita tidak boleh mencantumkan tanda tangan nama pelukis maestro, atau nama pelukis repro diatas lukisan repro tersebut, yang kedua, harus ada keterangan yang jelas seperti tulisan dibelakang canvas yang menerangkan bahwa lukisan tersebut adalah lukisan repro, karya pelukis……, dibuat tahun…., judulnya….? agar jelas aturanya, dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang bisa merugikan orang lain, seperti menjual lukisan repro yang dikatakan sebagai lukisan asli, dengan maksud agar harganya melambung tinggi.

Di JAVADESINDO Art Gallery, memberikan prosedur dan aturan yang jelas, antara lukisan repro dan lukisan original karya pelukis aslinya, dan aturan seperti yang tersebut diatas adalah yang diterapkan oleh JAVADESINDO Art Gallery, kalau lukisan repro memang dikonsep khusus untuk hiasan dekorasi interior ruangan, dan harganya terjangkau, dan pembuatanya juga sangat terbatas.

Pilihan lukisan repro maestro Dunia memiliki model-model lukisan yang sangat banyak sekali dan beragam, ada ribuan model lukisan maestro, temanya bisa dipilih dan disesuaikan dengan dekorasi interior ruangan, model dan ukuran juga bisa dipesan sesuai dengan keinginan, jadi konsumen bisa bebas menentukan pilihan sesuai dengan seleranya. Untuk anda yang berminat menghiasi dekorasi interior ruangan dengan lukisan repro karya pelukis maestro Dunia, JAVADESINDO Art Gallery bisa menjadi solusi dan referensi yang tepat.


Originally posted by JAVADESINDO Art Gallery