Translate

7.10.2020

>> MENYEDIAKAN LUKISAN KALIGRAFI ARAB KUALITAS SENI TINGGI

JAVADESINDO Art Gallery menyediakan banyak pilihan lukisan kaligrafi arab dengan kualitas karya seni tinggi, asli lukisan tangan, dilukis langsung oleh pelukis - pelukis ahli. Jadi, sangat cocok dan spesial untuk mendukung nuansa dekorasi interior ruangan yang islami.

Berbagai lafadz kaligrafi arab dengan arti serta makna agung akan selalu mengingatkan kepada Kebesaran Sang Maha Pencipta, ketenangan serta kebahagiaan hidup akan senantiasa menaungi seluruh keluarga.

Dapatkan koleksi seni tinggi lukisan kaligrafi arab hanya di JAVADESINDO Art Gallery, layanan amanah, profesional dan bersahabat. Anda juga bisa pesan atau order lukisan kaligrafi arab dengan model dan ukuran sesuai keinginan.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan hubungi:
Email: henoairlangga@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081 329 7 329 11




Judul: Kaligrafi Arab ST-05
Lafadz: Subhanallah
Ukuran: 71cm x 102cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas




Judul: Kaligrafi Arab ST-01
Lafadz: Muhammadar Rasulullah
Ukuran: 102cm x 71cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas




Judul: Kaligrafi Arab ST-02
Lafadz: Bismillahirrahmanirrahim
Ukuran: 110cm x  63cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas




Judul: Kaligrafi Arab ST-03
Lafadz: Bismillahirrahmanirrahim
Ukuran: 71cm x 102cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas




Judul: Kaligrafi Arab ST-04
Lafadz: Allah & Muhammad
Ukuran: 71cm x 102cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas




Judul: "Lukisan Kaligrafi-01" | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 150cm 





Judul: Lukisan Kaligrafi-02 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 115cm X 150cm 





Judul: Lukisan Kaligrafi-03 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 60cm X 100cm 





Judul: Lukisan Kaligrafi-04 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 50cm 





Judul: Lukisan Kaligrafi-05 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 90cm X 100cm 





Judul: Lukisan Kaligrafi-06 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 75cm X 75cm 





Judul: Lukisan Kaligrafi-07 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 90cm X 150cm 




Judul: Lukisan Kaligrafi-08 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 80cm X 90cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-09 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-1o | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 150cm X 200cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-11 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 90cm X 180cm




Judul: Lukisan Kaligrafi-12 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 60cm X 90cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-13 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 110cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-14 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 60cm X 60cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-15 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-16 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-17 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 45m X 70cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-18 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 40cm X 60cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-19 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 90cm X 90cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-20| Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 70cm




Judul: Lukisan Kaligrafi-21 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 55cm X 80cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-22 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 60cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-23 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 70cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-24 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 90cm




Judul: Lukisan Kaligrafi-25 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 60cm X 90cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-26 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 80cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-28 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 70cm X 110cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-29 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-30 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 85cm X 115cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-31 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 90cm X 120cm




Judul: Lukisan Kaligrafi-32 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 65cm X 80cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-33 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 85cm X 115cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-34 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 150cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-35 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 60cm X 85cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-36 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 75cm X 115cm




Judul: Lukisan Kaligrafi-37 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 85cm X 115cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-39 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 140cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-40 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 70cm X 110cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-41 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 90cm X 125cm




Judul: Lukisan Kaligrafi-42 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 75cm




Judul: Lukisan Kaligrafi-43 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 90cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-44 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 90cm






Judul: Lukisan Kaligrafi-45 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 60cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-46 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 75cm X 75cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-47 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 70cm X 110cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-49 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 90cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-50 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 60cm X 60cm






Judul: Lukisan Kaligrafi-51 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 60cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-52 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 75cm X 75cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-53 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 150cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-54 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 50cm X 70cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-55 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 70cm X 85cm






Judul: Lukisan Kaligrafi-56 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-57 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-58 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 100cm X 100cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-59 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 65cm X 70cm





Judul: Lukisan Kaligrafi-60 | Media: Oil on Canvas | Ukuran: 80cm X 90cm



7.07.2020

>> 4 PELUKIS WANITA PALING TERKENAL DI DUNIA

5 Pelukis wanita paling terkenal di Dunia ini telah membuktikan bahwa mereka mampu dan bisa mengeksplorasi melewati batas potensi dalam diri, hingga mereka meraih pencapaian dipuncak sukses sebagai seniman berpengaruh dan sekaligus menjadi inspiasi bagi banyak wanita dari generasi ke generasi. Berikut 5 Pelukis wanita paling terkenal di Dunia versi JAVADESINDO Art Gallery.

1. Frida Kahlo de Rivera

Frida Kahlo de Rivera (Magdalena Carmen Frieda Kahlo y Calderon, lahir 6 Juli 1907 – meninggal 13 Juli 1954 pada umur 47 tahun) adalah seorang pelukis Meksiko yang lahir di Coyoacán, dan paling dikenal karena potret dirinya.

Kehidupan Kahlo mulai dan berakhir di Kota Meksiko, di rumahnya yang dikenal sebagai Blue House (rumah biru). Dia menulis tanggal lahirnya sebagai 7 Juli 1910, tetapi akta kelahirannya menunjukkan tanggal 6 Juli 1907. Kahlo diduga menginginkan tahun kelahirannya bertepatan dengan tahun awal revolusi Meksiko sehingga hidupnya akan dimulai dengan hadirnya Meksiko modern. 

Pada usia enam tahun, Frida mengidap polio yang menyebabkan kaki kanannya tampak lebih kecil dari yang lain, dan ini tetap berlanjut hingga permanen.Karyanya telah dikenal sebagai simbol dari tradisi nasional dan masyarakat adat di Meksiko, dan oleh kaum feminis dianggap sebagai penggambaran yang tak kenal kompromi dari wujud dan pengalaman perempuan.

Budaya Meksiko dan tradisi budaya suku Indian penting dalam karyanya yang kadang ditandai baik sebagai seni naivisme maupun seni rakyat. Karyanya juga telah digambarkan sebagai "surealis" dan pada tahun 1938, André Breton, inisiator utama dari gerakan surealis, menggambarkan seni Kahlo sebagai "pita di sekitar bom".

Kahlo menikah dengan seniman Meksiko terkenal, Diego Rivera. Ia menderita masalah kesehatan seumur hidupnya yang berasal dari kecelakaan lalu lintas saat remaja. Isu ini terwakili dalam karya-karyanya, yang kebanyakan merupakan potret diri dari satu jenis atau yang lainnya. Kahlo mengatakan, "Aku melukis diri sendiri karena aku sering sendirian dan karena aku subjeknya maka aku tahu yang terbaik.


2. Yayao kusama

Yayoi Kusama (Kusama Yayoi, lahir 22 Maret 1929) adalah seniman kontemporer Jepang yang berkecimpung di bidang pematungan dan instalasi. Ia juga aktif di bidang seni lukis, seni pertunjukan, film, mode, syair, fiksi, dan lain-lain. Karya-karyanya beraliran seni konseptual dengan membawa unsur feminisme, minimalisme, surealisme, Art Brut, seni populer, dan ekspresionisme abstrak dan dipadukan dengan konten otobiografi, psikologis, dan seksual. Ia diakui sebagai salah satu seniman Jepang paling berpengaruh di dunia. 

Ia besar di Matsumoto dan mempelajari seni lukis nihonga di Sekolah Seni dan Kerajinan Kyoto . Kusama terinspirasi oleh aliran impresionisme abstrak Amerika Serikat. Ia pindah ke New York City tahun 1958 dan menjadi bagian dari lingkar seni avant-garde New York pada tahun 1960-an, khususnya dalam aliran seni populer. Seiring bangkitnya kontrabudaya hippie akhir tahun 1960-an, ia menjadi sorotan publik ketika ia membuat pertunjukan jalanan yang pesertanya bugil dan dicat polkadot cerah.[4][5] Kusama aktif membuat karya seni sejak 1970-an. Instalasi-instalasinya dipamerkan di berbagai museum di seluruh dunia.

Ia besar di Matsumoto dan mempelajari seni lukis nihonga di Sekolah Seni dan Kerajinan Kyoto . Kusama terinspirasi oleh aliran impresionisme abstrak Amerika Serikat. Ia pindah ke New York City tahun 1958 dan menjadi bagian dari lingkar seni avant-garde New York pada tahun 1960-an, khususnya dalam aliran seni populer. Seiring bangkitnya kontrabudaya hippie akhir tahun 1960-an, ia menjadi sorotan publik ketika ia membuat pertunjukan jalanan yang pesertanya bugil dan dicat polkadot cerah. Kusama aktif membuat karya seni sejak 1970-an. Instalasi-instalasinya dipamerkan di berbagai museum di seluruh dunia.


3. Georgia O'Keeffe

Georgia Totto O'Keeffe (15 November 1887-6 Maret 1986) merupakan seorang seniman berkebangsaan Amerika Serikat. Dia dilahirkan di peternakan Winconsin milik keluarganya di Sun Prairie, Wisconsin. Kedua orang tuanya bekerja sebagai petani. Dia hadir di sekolah tinggi di Sacred Heart Academy di Madison, Wisconsin. Dia lulusan sekolah tinggi tepatnya di Chatham Episcopal Institute di Virginia pada tahun 1905.

O'Keeffe pertama kali hadir di pemeran umum tepatnya di Art Institute of Chicago, New York pada tahun 1943, dan kemudian pada Tahun 1946 di Museum of Modern Art, New York.

Georgia O’Keeffe merupakan salah satu pelukis Amerika paling terkenal. Lukisan nya berkarakteristik warna cerah serta tajam menunjukkan keindahan, terinspirasi dari alam benda disekitar.

Georgia suka melukis bunga, pegunungan, cangkang kerang, dan bahkan tulang binatang yang ia temukan di gurun. Walupun Georgia amat tertarik pada segala jenis beda alami, tetapi ia tidak pernah melukis gambar orang atau hewan.


4. Elaine de Kooning

Elaine de Kooning terlahir dengan nama asli Elaine Marie Catherine Fried pada tahun 1918 di Flatbush, New York. Di kemudian hari dia bercerita kepada orang-orang bahwa dia dilahirkan pada tahun 1920. Orangtuanya adalah Mary Ellen O'Brien, seorang Katolik Irlandia, dan Charles Frank Fried, seorang Protestan keturunan Yahudi. Ayahnya Charles adalah manajer pabrik untuk Bond Bread Company.

Elaine de Kooning dikenal sebagai seniman ekspresionis abstrak di era Perang Dunia ke-II. Karya terbarunya terinspirasi oleh lukisan Paleolitik gua Lascaux di Perancis dan Altamira di Spanyol, yang dia rasa sangat dekat dan sebagai bentuk semangat untuk seni abad ke-20.

Di tahun 1943, ia menikahi pelukis Willem de Kooning. Perempuan yang belajar di Leonardo da Vinci Art School ini lukisan-lukisannya sudah melegenda.



>> HARMONI INTERIOR RUANGAN BERSAMA LUKISAN 9 IKAN KOI

Ciptakan harmoni ruangan indah alami yang memancarkan pesona serta aura positif bersama Lukisan 9 Ikan Koi berkualitas karya seni tinggi dari JAVADESINDO Art Gallery.

Warna indah dan goresan halus, dilukis diatas kanvas berkualitas, merupakan kesempurnaan dari lukisan 9 ikan koi, menjadikanya awet berdaya tahan dari generasi ke generasi secara turun temurun.

Jangan lewatkan kesempatan istimewa ini, untuk memboyong lukisan 9 ikan koi berkualitas tinggi dengan ukuran jumbo kedalam interior ruangan dambaan, lukisan karya pelukis mster terkenal Heno Airlangga.

Stok lukisan tersedia, lukisan lengkap dengan frame mewah, gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia, juga melayani pengiriman lukisan ke luar negeri, informasi dan pembelian silahkan hubungi:
Email: javadesindo@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081 329 7 329 11



" Keajaiban 9 ikan koi "
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 150cm x 250cm
Media: Cat akrilik diatas kanvas
Harga: Rp. 25.500.000;


6.25.2020

>> KEINDAHAN LUKISAN BUNGA POPPY MEMANCARKAN ENERGI SEMANGAT

Dapatkan lukisan tentang keindahan Bunga Poppy, warna merah cerah memberikan energi semangat untuk siapapun yang menikmati pesona nya.

Lukisan Bunga Poppy ini begitu istimewa saat hadir dalam setiap ruang interior, ia memancarkan keindahan dan energi semangat untuk anda.

Stok lukisan tersedia, melayani pembelian dan pengiriman lukisan ke seluruh Indonesia, gratis ongkos kirim, untuk informasi dan pemesanan silahkan hubungi:
Email: javadesindo@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081 329 7 329 11




Judul: Bunga Poppy I
Ukuran: 53cm x 66cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.2.500.000;




Judul: Bunga Poppy II
Ukuran: 53cm x 66cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.2.700.000;


6.16.2020

>> LUKISAN POTRET WAJAH PELUKIS TERKENAL DUNIA LEONARDO DA VINCI

Judul: Leonardo da Vinci 
Karya: Heno Airlangga
Media: Acrylic on canvas
Ukuran: 90cm x 70cm
Tahun: 2020
Harga: Rp.6.300.000;

Siapa yang tak kenal dengan Leonardo da vinci pelukis paling terkenal di Dunia, salah satu karya lukisanya yang fenomenal adalah " Monalisa " dan lukisan " the last supper "
Leonardo da vinci lahir di Italy pada tahun 1452,  ia adalah seorang arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia renaisans" dan sebagai genius universal.

Leonardo terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna. Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan kuliner.

Sebagai penghormatan besar terhadap pelukis besar, terlahirlah sebuah karya seni tinggi dari pelukis master Heno Airlangga, lukisan sosok atau wajah dari seorang seniman besar sepanjang masa " Leonardo da Vinci ".
Lukisan ini dilukis dengan media cat akrilik diatas kanvas, lukisan cat tebal bertekstur, dilukis dengan tehnik langka " Finger painting " yaitu lukisan dengan menggunakan tehnik jari tangan langsung cat diatas kanvas, dikombinasikan dengan tehnik brushstroke. Sehingga semakin menambah keistimewaan dari karya seni berikut ini.

Bagi anda yang berminat mengkoleksi karya seni hebat ini, bisa langsung menghubungi JAVADESINDO Art Gallery, item lukisan masih tersedia, melayani pembelian dan pengiriman lukisan ke seluruh Indonesia dan luar negeri.

Informasi harga dan pembelian:
Email: javadesindo@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081 329 7 329 11

>> MENJADIKAN LUKISAN SEBAGAI KADO HADIAH TERINDAH


Jika anda bingung mencari kado hadiah untuk relasi, atasan, sahabat, saudara, keluarga atau untuk orang-orang yang spesial bagi anda, lukisan bisa menjadi salah satu referensi kado hadiah terindah yang akan dikeang sepanjang masa, lukisan bisa mewakili suasana, keinginan, harapan, dll. Juga, lukisan bisa awet bertahan seumur hidup, dari generasi ke generasi, sehingga momen saat lukisan diberikan sebagai kado hadiah akan terkenang sepanjang masa oleh mereka yang spesial bagi anda.

JAVADESINDO Art Gallery menyediakan banyak pilihan lukisan berkualitas tinggi, berbagai tema obyek menarik, cocok sebagai pilihan terbaik untuk kado hadiah terindah bagi orang istimewa.
Silahkan kunjungi Weblog Galeri kami, disana ada banyak sekali plihan lukisan terbaik yang bisa anda pilih sesuai keinginan.

Galeri kami melayani pemesanan dan pengiriman lukisan ke seluruh Indonesia, gratis ongos kirim.

Informasi dan pembelian:
Email: javadesindo@gmail.com
Hotline-Whatsapp: 081 329 7 329 11



6.06.2020

>> SEJARAH DAN MAKNA SIMBOLIK LUKISAN PERBURUAN BANTENG KARYA RADEN SALEH

"Perburuan Banteng" karya Raden Saleh, 1855

Dalam lukisan tampak segerombolan manusia yang sedang memburu banteng. Mereka semua tampak beringas, menunjukan emosi yang siap untuk membunuh banteng yang berusaha untuk melawan. Tampak perlawanan banteng tersebut berhasil menjatuhkan salah satu pemburu yang berusaha menangkapnya.

Terdapat ciri paradoks dari Romantisisme disini, manusia seolah diputarbalikan menjadi mahluk yang buas (seperti hewan) yang berburu mangsanya. Padahal banteng bukanlah hewan yang lazim diburu di nusantara. Tidak ada budaya untuk memakan santapan daging banteng di Hindia Belanda, latar belakang Raden Saleh pada saat menciptakan karya ini.

Hewan yang dipertemukan dengan sifat agresif manusia ini tampak secara tidak langsung menyindir nafsu manusia yang terus mengusik mahluk lain. Padahal predator alami sendiri biasanya tidak berani untuk memburu banteng. Tapi manusia dengan nafsu yang tidak terbatas berani dan bahkan berhasil menaklukan hewan yang raja rimba saja tidak berani menyentuhnya. Singa berburu agar dapat bertahan hidup, berburu adalah satu-satunya sumber makanan baginya. Sementara manusia? Sebetulnya apa yang diburu dalam perburuan banteng itu?

Lukisan Perburuan Banteng diidentifikasi dimiliki seorang saudagar gula Jules Stanislas Sigisbert Cezard pada abad ke-19. Cezard merupakan orang kelahiran Batavia, ibu kota Hindia Belanda pada masa itu. Setelah sekitar 118 tahun berlalu, lukisan legendaris itu ditemukan di gudang rumah bawah tanah oleh pemilik barunya pada tahun lalu.

Ruellen bersama galeri Prancis Kabinet Turquin menerima panggilan dari pemilik rumah untuk mengidentifikasi lukisan itu. "Mereka tidak mengetahui sedikit pun tentang lukisan itu," terang Ruellan. Lukisan itu merupakan warisan dari pemilik sebelumnya yang senang bepergian ke luar negeri dan punya banyak kenalan.

Pakar dan pengagum lukisan Raden Saleh, Werner Kraus, mengatakan lukisan itu kemungkinan turun-temurun dari tangan Cezard setelah pulang ke Prancis pada 1859. Dia diyakini menjual rumah lengkap dengan perabotannya, termasuk Perburuan Banteng. Hal ini sesuai dengan laporan surat kabar Java-Bode pada 30 April 1859.