Translate

11.17.2012

>> LUKISAN KARYA SENI VS LUKISAN KERAJINAN



Dipasaran lukisan ada banyak jenis lukisan yang dijual atau ditawarkan kepada konsumen, mulai dari harga puluhan ribu, puluhan juta,  ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Untuk kalangan pasar lukisan kelas menengah kebawah, harga lukisan yang ditawarkan dikisaran puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah, dengan harga yang murah meriah tersebut, jika dipandang dari sisi karya seni, kualitas lukisan ini  menjadi hal yang terakhir, dan lukisan dalam kelas ini yang menjadi fokus adalah obyek dan warna lukisan yang menarik, biasanya didominasi warna-warna yang kontras, obyek yang sederhana dan tidak detail, biasanya lukisan ini hanya sekedar untuk aplikasi sebagai hiasan dekorasi ruang interior, lukisan ini masuk dalam kategori kerajinan lukisan, dalam sehari tukang gambar mampu membuat lukisan jenis ini hingga 20 lukisan per hari.

Seperti saat ini, sedang tren lukisan untuk dekorasi ruangan bergaya modern dan minimalis, para pelukis atau Galeri berlomba-lomba menawarkan lukisan dan berperang dalam harga, harga lukisan hanya puluhan ribu rupiah bisa dengan mudah kita dapatkan dan banyak ditawarkan di internet, pada level ini belum bisa dikatakan sebagai karya seni jika dipandang lukisan dari sisi kualitas sebagai karya seni, karena dalam level ini yang menjadi tujuan adalah kuantitas bagaimana memproduksi dan menjual lukisan sebanyak mungkin. Dan target pasarnya pun hanya untuk aksesoris dekorasi interior saja, bukan sebagai koleksi karya seni.



" Gladiator " by Nurdianto
110cm X 185cm, oil on canvas, 2011


Untuk level diatasnya, yaitu pasar lukisan kelas menengah, pada level ini para konsumen sudah sedikit lebih mengerti tentang wawasan seni, dan mereka mulai melihat lukisan sebagai sebuah karya seni, bisa memilih mana lukisan yang berkualitas dan mana yang tidak, biasanya karya-karya lukisan dari para pelukis senior atau pelukis profesional menjadi pilihan mereka, baik untuk koleksi ataupun untuk hiasaan interior ruangan, mereka juga sudah mulai berfikir untuk investasi kedepan jika lukisan tersebut harganya bisa melambung, atau paling tidak harga jualnya kembali bisa lebih tinggi dari harga belinya jika suatu saat ingin di jual.

Dan pada level paling tinggi adalah mereka yang memang hobi dan suka untuk mengkoleksi karya-karya lukisan yang bernilai seni tinggi, mereka sangat selektif  dalam memilih lukisan. Biasanya yang menjadi perburuan mereka adalah karya-karya pelukis terkenal, pelukis maestro dan lukisan-lukisan antik, konsumen pada level ini sering disebut sebagai kolektor lukisan.  Pada level ini, mereka menganggap bahwa lukisan adalah sebuah kebanggaan dan bagian dari jiwa mereka. Dan bisa dipastikan dalam kelas ini, mereka adalah orang-orang super kaya, biasanya dari kalangan pengusaha sukses.


"Perahu & Matahari" by Affandi
92cm X 137cm, oil on canvas, 1971

Ada dua jenis konsumen dalam level ini, yang pertama adalah kolektor yang memang hobi mengkoleksi lukisan untuk dinikmati, mereka lebih memilih untuk berburu dan membeli lukisan dari pada menjual kembali koleksi lukisanya.
Sedangkan yang kedua adalah konsumen atau kolektor yang hobi mengkoleksi lukisan, namun dalam hal ini, mereka lebih condong ke investasi, jika ada pembeli yang berani membeli koleksinya dengan harga yang menguntungkan, mereka akan melepas dan menjual kembali koleksi lukisanya.

Kesimpulanya, ada banyak jenis lukisan dipasaran, mulai dari harga rendah hingga harga yang fantastis, dan harga lukisan sendiri ditentukan oleh kualitas nilai seni dan nama pelukis. Untuk lebih bijaknya, dalam membeli lukisan harus dilihat dari faktor keuangan kita, jika kondisi keuangan kita pas-pasan membeli lukisan kerajinan adalah solusi tepat, namun jika kita memiliki keuangan berlebih membeli lukisan yang berkualitas seni adalah lebih baik, karena disamping untuk prestisius atau kebanggaan, juga bisa untuk investasi kedepanya.




11.11.2012

>> PERJALANAN HIDUP PELUKIS MAESTRO DUNIA "REMBRANDT"


Rembrandt Harmenszoon van Rijn lahir Leiden, Netherlands pada  15 Juli 1606 dan meninggal pada  4 Oktober 1669 saat umur 63 tahun, ia lahir dari keluarga yang kehidupanya cukup sejahtera, ayahnya bekerja di sebuah penggilingan gandum, sementara ibunya seorang anak tukang roti.
Masa kecilnya dilewati di sekolah latin dan kemudian melanjutkan ke Universitas Leiden, meskipun tercatat dalam sejarah bahwa ia jauh lebih tertarik kepada dunia melukis. Ayahnya kemudian menyerah pada keinginan Rembrandt, yang kemudian mengirimkannya untuk magang kepada pelukis sejarah terkenal Leiden, Jacob van Swanenburgh. Setelah lepas dari kewajiban magang bersama Pieter Lastman di Amsterdam, Rembrandt membuka studio di Leiden, yang didirikan dan digunakannya bersama Jan Lievens. Pada tahun 1627, Rembrandt mulai menerima murid, salah satunya Gerrit Dou.

Semenjak Tahun 1631, Rembrandt telah mendapat reputasi yang baik dari penugasannya sebagai pelukis potret tokoh-tokoh di Amsterdam. Selanjutnya, ia kemudian pindah ke sana dan tinggal di rumah penyalur lukisan, Hendrick van Uylenburgh.

Kepindahan ini kemudian berlanjut dengan perkawinannya dengan cucu jauh Hendrik, Saskia van Uylenburg pada 1634.Pernikahan ini terlihat jelas atas alasan cinta. Meskipun ayah Saskia dulunya adalah burgemeester (gubernur) Leeuwarden, Saskia pada masa itu telah menjadi yatim piatu dan tidak dalam keadaan berlimpah harta. Saskia tinggal bersama kakaknya di Frisia dan tidak memiliki banyak koneksi di Amsterdam untuk mendukung karier Rembrandt.

Pada Tahun 1639, Rembrandt and Saskia pindah ke sebuah rumah kecil di Jodenbreestraat di sebuah perkampungan Yahudi (Saat ini menjadi Rembrandt House Museum). Meskipun hidup sejahtera, keluarganya menghadapi cobaan. Tiga anaknya meninggal saat lahir. Hanya anak keempat, Titus yang lahir 1641, yang bisa hidup hingga dewasa. Saskia meninggal 1642 sesaat setelah kelahiran Titus kemungkinan akibat TBC.


"Portrait of Saskia" by Rembrandt
Istri Rembrandt yang pertama

Akhir  Tahun 1640-an, posisi Saskia sebagai istri digantikan oleh Hendrickje Stoffels, yang sebelumnya bekerja sebagai pelayan rumah tangga Rembrandt. Pada Tahun 1654 mereka mendapat seorang anak perempuan Cornelia, yang membuat Hendrickje divonis oleh Reformed church Belanda untuk menjalani status "hidup dalam dosa". Rembrandt tidak hadir dalam persidangan ini karena ia bukan anggota gereja ini.

Rembrandt hidup boros, termasuk dengan membeli banyak karya seni, khususnya cetakan, (kebanyakan digunakan sebagai referensi lukisannya), dan barang-barang antik, yang kemungkinan besar menjadi alasan kebangkrutannya pada 1656. Ia terpaksa menjual rumah dan pindah ke rumah yang lebih sederhana di Rozengracht. Di sini, Hendrickje dan Titus memulai usaha toko barang seni hingga akhir riwayatnya. Bagaimanapun, reputasi Rembrandt tidak tenggelam pada masa ini karena ia masih mendapat penugasan untuk lukisan-lukisan sejarah yang besar untuk balai kota yang baru.

Rembrandt hidup terpisah dengan Hendrickje dan Titus. Pada akhir riwayat, hanya Cornelia yang ada di sampingnya. Hidup terpisah dengan anak lelakinya membuatnya terpukul berat dan akhirnya meninggal pada 4 Oktober  1669 di Amsterdam dan dikubur tanpa tanda atau upacara apapun di Westerkerk.
Salah satu kutipannya yang masih tercatat hingga kini mengenai pencapaiannya dalam seni rupa adalah "pergerakan yang terhebat dan alami", (diterjemahkan dari frasa Belanda die meeste ende di naetuereelste beweechgelickheijt), dalam sebuah surat yang ditulis untuk koleganya. Tidak begitu diketahui dengan jelas maksud pergerakan di sini, apakah mengacu kepada objek yang dilukisnya atau emosi orang yang menikmati lukisannya.

Secara keseluruhan, Rembrandt telah menghasilkan 600 lukisan, 300 sketsa, dan 2000 gambar. Kebanyakan berupa self potrait, yang memberikan gambaran sangat jelas mengenai Rembrandt yang sebenarnya, baik dari segi emosi maupun penampilan.
Teknik yang dipakai kebanyakan adalah chiaroscuro, yang memberikan kontras yang cukup jelas antara bayangan dan pantulan cahaya dengan gradasi yang halus, sekaligus memberikan efek dramatis kepada pemirsanya. Meskipun tetap saja kebanyakan tampil dengan tema-tema yang formal, karyanya mendalami aspek-aspek kemanusiaan tanpa membedakan usia maupun kekayaan.
Beberapa anggota keluarganya, seperti istrinya Saskia, anaknya Titus, dan istri mudanya Hendrickje juga sering tampil di beberapa bagian lukisan, yang kebanyakan bertema mitologi, biblikal, atau rekaman sejarah.


"Portrait of Hendrickje at Window" by Rembrandt
Istri Rembrandt yang kedua

Pada periode Leiden (1625-1631) terlihat jelas bahwa pengaruh Lastman sangat besar. Kebanyakan karyanya berukuran kecil, tetapi penuh detail. Kebanyakan temanya religius dan allegoris.
Pada periode Amsterdam (1632-1636), Rembrandt mulai menggunakan kanvas besar, warna-warna kuat, dan menciptakan suasana dramatis. Rembrandt juga banyak menghasilkan lukisan potret. Lukisan-lukisan lain memakai tema biblical and mitologis.

Akhir Tahun 1630, Rembrandt banyak menciptakan lukisan pemandangan dan beberapa sketsa bertema alam. Pada periode ini, pemandangan yang diperlihatkan banyak dipengaruhi fenomena alam, seperti pohon yang tersambar petir atau langit biru ditutupi awan kelam.

Sejak Tahun 1640, karyanya mulai mengarah lebih tragis, memperlihatkan kejadian-kejadian yang menimpa keluarganya. Aspek teknis yang biasanya kuat tertutupi oleh ekspresi yang dalam. Tema biblikal lebih sering muncul dari Perjanjian baru. Ukurannya kembali mengecil. Sebagai pengecualian The Night Watch (Jaga Malam), karyanya yang paling besar dalam ukuran, Pemandangan lebih sering muncul dalam karya sketsa dari pada lukisan.

Pada era tahun 1650-an, gaya Rembrandt kembali berubah. Karya lukisan menjadi lebih banyak, warnanya lebih kaya dan goresan kuas lebih kuat. Dari gejala ini terlihat bahwa Rembrandt berusaha menjauh dari karya-karya sebelumnya dan trend pada masa itu. Tema biblikal masih sering terlihat, tetapi penekananya tidak lagi dalam suasana ramai, tetapi lebih mengarah kepada pengamatan seperti di dalam objek-objek lukisan potretnya.

Pada tahun terakhirnya, Rembrandt membuat banyak lukisan dirinya yang terkenal, yang memperlihatkan banyak gurat kesedihan dan kelelahan. Rembrandt  adalah pelukis Belanda yang merupakan salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa. Rembrandt dikenal dengan keahliannya memanipulasi ekspos cahaya terhadap objek sehingga memberikan efek tertentu di dalam lukisan. Rembrandt juga sering membuat karya-karya grafis dan gambar. Kontribusinya yang besar terhadap seni rupa terjadi pada era keemasan Belanda sekitar abad 17.


Sumber Wikipedia

Posting by JAVADESINDO Art Gallery





11.05.2012

>> PERJALANAN HIDUP DRAMATIS PELUKIS VINCENT VAN GOGH


Vincent Willem van Gogh seorang pelukis Belanda, lahir 30 Maret 1853 dan meninggal  29 Juli 1890, ia adalah pelukis pasca-impresionis Belanda. Lukisan-lukisan dan gambar-gambarnya termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa. Ia merupakan sulung dari 6 bersaudara, putra pendeta protestan di Groot Zundert, lukisannya beraliran post-impressionisme yang mewakili era spontanitas emosional dalam seni lukis. Vincent adalah orang yang muram, gelisah, dan temperamental, namun pengetahuannya sangat luas. Hal ini dapat dilihat di 700 surat yang dikirimkannya pada saudara yang paling dikasihinya, Theo, yang juga bertugas sebagai manajernya. Surat-surat ini kemudian diterbitkan sebagai catatan kehidupan Van Gogh pada 1911.

Pada usia 16, Vincent dikirim belajar ke Den Haag untuk bekerja pada pamannya yang merupakan rekan perusahaan internasional yang berdagang karya seni. Disana ia belajar melukis pada Anton Mauve. Setelah gagal menangani klien, ia dikirim ke London dan kemudian berpindah-pindah ketempat paman-paman nya yang lain, sampai ia mengejutkan semua orang akan kemampuan berkothbahnya. Ia pun belajar disebuah pelatihan injil di Belgia, namun di tinggalkannya untuk bekerja sebagai pendeta dikalangan pekerja tambang miskin disana.

Pada usia 27 tahun, ia menemukan panggilan sejatinya dan kembali ke Belanda. Ia membuat sebuah karya yang sesuai dengan kemanusiaannya, pemakan kentang (1885), gelap dan muram, mengungkapkan kesedihan dan kemiskinan orang-orang dalam lukisannya. Tahun yang sama, ia mendaftar di akademi seni di Antwerpen, Belgia. Namun ia pergi pada hari ke dua, setelah gurunya mengatakan bahwa sapuan kuasnya terlalu berat. Dikota ini ia sempat dipengaruhi gaya lukisan Peter Paul Rubens dan pelukis Jepang bernama Hokusai (1760-1849).

Awalnya mengikuti tipikal pelukis di zamannya dengan gaya impresionisme. Namun ketidakpuasan terhadap pengekangan ekspresi seni oleh pakem impresionisme membuat ia beralih pada gaya ekspresionisme. Ia baru menjadi seniman pada tahun 1880, mulanya karya-karyanya menggunakan warna-warna yang suram. Baru ketika di Paris ia berjumpa dengan impresionisme dan neo-impresionisme yang warna-warnanya lebih cerah dan gaya lukisannya dikembangkannya menjadi sebuah gaya yang unik dan mudah dikenali.

Kemudian, ia dan Theo pergi keParis pada 1886. Setelah itu, Vincent pindah ke Arles, sementara Theo tetap tinggal dan bertugas menjual lukisannya. Van Gogh pun meninggalkan sapuan kuas yang berani dan realitas moralitasnya. Ia memutuskan menggunakan warna-warna cerah untuk mengungkapkan simbolime dalam lukisannya tentang ladang-ladang, pohon-pohon dan kehidupan pedesaan seperti Night watch (1888) dan Starry Night (1889). Ia kemudian mengundang pelukis Paul Gauguin untuk bergabung. Namun, setelah mereka bertengkar dan Gauguin pergi, Van Gogh mengalami depresi berat. Gaya lukisannya ini mencapai tingkat perkembangannya yang penuh ketika ia tinggal di Arles, Perancis.

Awalnya mengikuti tipikal pelukis di zamannya dengan gaya impresionisme. Namun ketidakpuasan terhadap pengekangan ekspresi seni oleh pakem impresionisme membuat ia beralih pada gaya ekspresionisme. Vincent Van gogh didiagnosa menderita epilepsi yang cukup parah. Diagnosa ini dibuat oleh 2 orang dokter berbeda yang merawatnya. Van Gogh juga pernah memotong telinganya sendiri. Pada akhir hidupnya, ia merasa dirinya menjadi gila dan akhirnya menghabiskan sisa hidup di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole di Saint-Rémy-de-Provence, Perancis. Di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole, dia tetap melukis.

sumber lain tentang kematiannya mengatakan bahwa Adiknya akhirnya mengirimnya kerumah sakit jiwa untuk beristirahat. Van Gogh merasa tenang di tempat itu dan mulai melukis lagi. Akhirnya ia keluar dan tinggal di sebuah pondokan. Depresinya yang belum hilang total, saat ia pergi ke sebuah ladang gandum dekat hutan, dan disitu ada beberapa anak sedang bermain dengan pistol rusak, dan secara tak sengaja meletus mengenai Van Gogh, akhirnya demi melindungi anak-anak tersebut, ia membuat pengakuan bahwa ia menembak dirinya sendiri pada 27 Juli 1890. Ia ditemukan oleh pemilik pondokannya dihutan, dan karena belum meninggal, adiknya pun dipanggil. Dua hari kemudian Van Gogh meninggal dan dimakamkan. Setelah Theo meninggal, ia pun dimakamkan di samping kakaknya. Selama masa hidupnya, Vincent Van Gogh hanya menjual 1 lukisan, "Red Vineyard at Arles" (1889).

Pada akhir hidupnya, ia merasa dirinya menjadi gila dan akhirnya menghabiskan sisa hidup di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole di Saint-Rémy-de-Provence, Perancis. Di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole, dia tetap melukis.

Berikut beberapa lukisan karya Vincent van Gogh, yang mencatat sebagai rekor penjualan tertinggi karya lukisan, antara Rp.80 Miliar s/d Rp.800 Miliar



"Cafe Terrace at night" 81cm X 65.5cm, 16 September 1888




Irises, 1889
Terjual: $53.900.000 ( ± 500 Miliar )




"Les Vignes Rouges D'Arles" 73cm X 92cm, 1888




"Portrait de I'artise sans barbe" 40cm X 31cm, 1888




"Portrait of Dr. Gachet" 67cm X 56cm, 1890
Terjual: $82.500.000 ( ± Rp.800 Miliar )




"The All-Night Cafe at Arles" 72.4cm X 92.1cm, 1890




"The Potato Eaters" 81.5cm X 114.5 cm, April 1885




"The Starry Night" 73cm X  92 cm, 1889




"Twelve Sunflowers in a Vase" 92.5cm X  73cm, 1888




"Vincent's Bedroom in Arles" 73.6cm X 92.3cm, September 1889




"Wheat Field under Threatening Skies" 50.5cm X 100.5cm, 1890




Sumber: Wikipedia
Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas




11.02.2012

>> PERJALANAN HIDUP PELUKIS MAESTRO DUNIA "PABLO PICASSO"

Pablo Ruiz Picasso lahir di Malaga, Spanyol 25 Oktober 1881 – meninggal 8 April 1973 pada umur 91 tahun, ia adalah seorang seniman terkenal dalam aliran kubisme, dan dikenal sebagai pelukis revolusioner pada abad ke-20. Ia merupakan seorang seniman jenius dalam membuat patung, grafis, keramik, kostum penari balet sampai tata panggung. Ayahnya bernama Josse Ruiz Blasco, seorang profesor seni dan ibunya bernama Maria Picasso Lopez.

Picasso memiliki sifat yang selalu ingin belajar. Perbedaan kota atau negara bukan suatu halangan untuk memperoleh beragam ilmu. Di usia 14 tahun, ia lulus ujian masuk School of Fine Arts di Barcelona dan dua tahun pindah ke Madrid untuk belajar di Royal Academy. Tak lama kemudian dia kembali lagi ke Barcelona dan bergabung di Els Quatre Gats, tempat para penyair, artis dan kritikus untuk tukar menukar ide yang didapat dari luar Spanyol. Pada usia 23 tahun, Picasso pindah ke Paris, kota pusat seni dunia pada masa itu.

Banyak seniman-seniman masyhur ditandai oleh satu macam gaya dasar. Namun tidak demikian Picasso,ia menampilkan ruang luas dari berbagai gaya yang mencengangkan. Kritikus-kritikus seni memberi julukan seperti "periode biru", "periode merah muda", "periode neo-klasik", dan sebagainya. Dia merupakan salah satu dari cikal bakal "Kubisme,". Mungkin tak ada pelukis dalam sejarah yang sanggup melakukan karya dengan kualitas begitu tinggi dengan lewat begitu banyak gaya dan cara.

Picasso menghasilkan 20.000 karya dalam hidupnya. Yang menarik, Picasso sering berganti gaya lukisan. Ini bisa terjadi karena Picasso memiliki banyak teman. Seperti dari gaya lukisan biru dan merah jambu (karena lukisan didominasi warna biru dan merah jambu) berubah drastis ke gaya kubisme, akibat pengaruh pertemanannya dengan Georges Braque.

Gaya kubisme inilah yang mengejutkan dunia seni, karena mengubah persepsi orang akan suatu keindahan seni. Kalau sebelumnya lukisan wanita mudah dikenali wajah modelnya, oleh Picasso dibuat drastis sehingga bentuk lukisannya sulit dikenali lagi, seperti yang ia tuangkan lewat karya "Demoiselles d'Avignon" Ini bukan berarti Picasso sembarangan saja membuat lukisan. Ia sebelumnya telah mempelajari karya pematung Iiberia dan patung-patung Afrika lainnya (patung primitif) yang biasanya berbentuk melengkung dan tidak proporsional.

Ketidaksembarangan Picasso juga dibuktikan dengan beberapa eksperimen yang sering dilakukannya, terutama pada perspektif dan distorsi yang ada pada suatu lukisan. Sehingga gaya kubisme temuan Picasso ini mengubah wawasan dunia akan penilaian suatu lukisan. lukisan bukan saja sebagai keindahan seni, tetapi merupakan pula sebagai hasil penelitian dan eksperimen.

Picasso adalah seniman yang melankolis, berkepribadian kuat, egois dan hidupnya sangat bebas. Tak heran, karya karyanya banyak mencerminkan kepribadiannnya. kepribadiannya yang kuat, egois dan bebas, banyak terlihat dari karya seninya yang berkesan kontroversial dan sangat ekspresif, beda dari yang pernah ada sebelumnya. Di sisi lain, kemelankolisan Picasso terungkap dari sifatnya yang sangat sensitif serta rinci dalam menilai suatu kenyataan hidup. Ia sanggup membuat kenyataan hidup itu sebagai sumber inspirasi karyanya. Misalnya, lukisan Mesra Cinta (periode biru) yang bersuasana muram dan pesimis, mencerminkan masa-masa sulit Picasso di tengah situasi yang kompetitif. Lukisan Guernica yang menjadi pusat mata di Museum Reina Sofia (Madrid) adalah goresan tangan dari hasil ingatannya pada tragedi berdarah awal tahun 1930-an di daerah Basque, Guernica terjadi ketika perang sipil dan jatuhnya ratusan bom. Kemudian burung merpati, simbol perdamaian dunia, ternyata juga merupakan rancangannya. Picasso menyelesaikan seni grafis itu setelah terinspirasi oleh burung Melanesia, pemberian Henri Matisse.

"La Reve" by Picasso

Lebih unik lagi, Picasso juga menjadikan wanita sebagai sumber inspirasi. Baginya, setiap wanita memberikan inspirasi berbeda baginya. Misalnya dari kekasihnya, Marie-Terese Walter, ia menghasilkan karya La Reve (mimpi) yang laku terjual US$ 48,4 Juta (Rp.480 Miliar). Dari kekasihnya yang lain "Eva Gouel" terlahir lukisan "Femme Assise Dans Un Fauteuil" yang termasuk salah satu adikarya gaya kubistis. Tak heran jika Picasso sampai dijuluki Don Juan (playboy). Selain berganti-ganti kekasih, ia juga telah menikah beberapa kali, antara lain dengan Fernande Olivier, Marchelle Thumbert, Olga Kohklova dan Jaqueline Roque.




Posting by JAVADESINDO Art Gallery



10.30.2012

>> TENTANG PELUKIS LEGENDARIS DUNIA "LEONARDO DA VINCI"




Leonardo da Vinci (15 April 1452 – 2 Mei 1519) adalah seorang arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia renaisans" dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang melegenda, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang menjadi cikal bakal teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna (sketsa).Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil.

Leonardo da Vinci lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, Propinsi Firenze, Italia. Ia anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina, jadi nama lengkapnya ialah Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero asal kota Vinci.
Pada usia belia, dia sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai melukis di Firenze. Akhirnya Verrochio menyatakan pensiun melukis setelah menyaksikan bahwa lukisan muridnya yang satu ini lebih bagus dari lukisannya sendiri.

Selain menjadi pelukis, Leonardo juga sanggup menunjukkan kemampuannya di bidang yang lain. Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati(Duke) di sana.Hasil karyanya selama di Milan yang paling termashur adalah "Kuda Sforza" yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Namun di situ ia tidak hanya melukis dan membuat patung saja, melainkan juga mengubah jalan-jalan sungai dan membangun kanal-kanal, serta menghibur Duke dengan memainkan lut dan bernyanyi. Lalu ia bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan untuk Paus Leo X di Roma.

Sementara itu, ia membantu Raphael dan Michaelangeo dalam merancang katedral Santo Petrus. Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman. Didalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya, ia mencuri-curi kesempatan membedah-bedah tubuh orang mati, yang di kemudian hari atas tindakan yang tak lazim di zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran masa kini.

"Last supper, 240cm X 600cm"


Maha karyanya "Jamuan Terakhir (The Last Supper)" pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah "Mona Lisa" yang kini terdapat di musium Louvre Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang.


"Monalisa, 77cm X 53cm, Tahun 1503"

Kegeniusan Leonardo terlihat dari banyaknya bidang yang ia kuasai. Ia adalah pelukis, pematung, penemu, peneliti, ahli permesinan, ahli anatomi, matematika, ahli tumbuh-tumbuhan dan binatang, optik, aerodinamik, bahkan pemusik handal. Ia belajar tanpa ada batasnya. Untuk melukis manusia, ia secara khusus mempelajari anatomi tubuh manusia. 

Sejak kecil, ia suka membaca di perpustakaan milik ayahnya di Florence. Saat dewasa, Leonardo mampu memiliki perpustakaan sendiri dengan banyak koleksi buku termasuk dari Dante dan Petrarch. Subjeknya juga beragam mulai dari matematika, anatomi, pengobatan, hingga buku-buku tentang peperangan. Dari sana pengetahuannya jadi makin luas dan tajam. Leonardo juga seorang visioner. Ia misalnya telah membayangkan mesin terbang seperti helikopter, kendaraan dengan pelindung besi (seperti tank), atau kapal yang bisa bergerak di bawah laut. Ia bahkan mendesain manusia mekanik yang dikenal sebagai Robot Leonardo, rancangan “robot” yang sering dianggap robot pertama dalam sejarah. 

Leonardo banyak menghasilkan karya seni dan berbagai desain yang menakjubkan lainnya sebelum meninggal pada 2 Mei 1519. Hingga sekarang, bahkan Einstein dan Isaac Newton pun dianggap tidak sanggup menyamai kegeniusan Leonardo da Vinci.

Leonardo da Vinci wafat di Clos Lucé, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis. 



**************************************************
Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas






10.21.2012

>> LUKISAN BERNILAI TRILIUNAN DICURI DARI MUSEUM KUNSTHAL-BELANDA

Salah satu pencurian seni terbesar dalam sejarah, tujuh lukisan bernilai Ratusan juta euro ( Triliunan Rupiah), termasuk karya Picasso dan Monet, dicuri dari Museum Kunsthal di kota Rotterdam Belanda pada pukul 3 pagi dini hari, selasa 16 oktober 2012. Gerombolan pencuri berhasil memotong sistem alarm canggih, polisi setempat mengatakan hal tersebut adalah perampokan terencana, sejauh ini polisi belum bisa memastikan keberadaan para pencuri dan barang-barang mahal tersebut. Namun para ahli lukisan menegaskan, para pencuri ini jelas pakar dan tahu persis jenis lukisan apa yang pantas dibawa, para pencuri tahu apa yang berharga.
Salah satu Museum seni terbesar di Belanda yang kemarin menjadi korban dari salah satu perampokan seni terbesar dalam sejarah tersebut telah melaporkan bahwa tidak ada penjaga yang bertugas pada saat itu. Salah satu lukisan yang dicuri adalah lukisan kubisme karya Picasso, yang disumbangkan pelukis Spanyol itu kepada Yunani pada 1949. Itu dilakukan sebagai tanda terima kasih kepada rakyat Yunani atas perlawanan mereka terhadap pasukan pendudukan Nazi Jerman selama Perang Dunia II.

Total tujuh lukisan yang dicuri adalah karya Monet ( Waterloo Bridge dan Charing Cross Bridge, tahun 1901), Picasso ( Harlequin Head, tahun 1971), Henry Matisse (Reading girl in white and yellow, 1919), Lucian Freud (Woman With Eyes Closed, tahun 2002), Paul Gauguin (Girl in Front of Open Window, tahun 1898) dan Meyer de Haan (Autoportrait, tahun 1890). Tujuh lukisan tersebut dicuri dari sebuah pameran museum, yang menampilkan koleksi pribadi lebih dari 150 lukisan dan sebagian besar milik yayasan Triton, yang hanya dipamerkan selama beberapa hari dalam rangka merayakan ulang tahun ke-20 Museum Kunsthal.

Satu lagi adalah gambar sketsa sosok St Diego de Alcala menggunakan media tinta dan pen, karya pelukis abad ke-16 dari Italia, Guglielmo Caccia. Kemudian juga lukisan Mondrian berhasil dilepas dari piguranya, tetapi tidak sempat dibawa lari oleh para pencuri. Pencuri berhasil mencuri Lukisan dalam waktu kurang dari 8 menit dan sudah direncanakan dengan sangat matang.

Daftar lukisan yang dicuri:

Claude Monet, Charing Cross Bridge, 1901




Claude Monet, Waterloo Bridge, 1901




Henri Matisse, Reading girl in white and yellow, 1919




Lucian, Woman with Eyes Closed, 2002




Meyer de Haan, Autoportrait, 1890




Pablo Picasso, Harlequin Head, 1971




Paul Gauguin, Girl in Front of Open Window, 1898


Roland Ekkers, juru bicara kepolisian mengatakan bahwa Kasus pencurian ini merupakan salah satu kasus pencurian yang paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir, dan salah satu pencurian karya seni terbesar yang pernah ada di Belanda.
Sedangkan Jop Ubbens pimpinan Gallery Christie di Amsterdam, mengatakan bahwa lukisan-lukisan yang dicuri bernilai ratusan juta euro, jika dijual secara resmi di tempat pelelangan, dan lukisan karya Picasso adalah yang paling terkenal diantara karya-karya yang dicuri.
Museum Kunsthal merupakan salah satu yang terbesar di Belanda dalam menghimpun lukisan karya pelukis ternama di Eropa. Lukisan yang diambil adalah koleksi Triton Foundation yang pertama kali dipamerkan kepada publik, dimana memamerkan lebih dari 150 karya lukisan seniman terkenal, termasuk Alexander Calder, Paul Cezanne, Marc Chagall, Salvador Dali, Edgar Degas, Marcel Duchamp, Jasper Johns, Roy Lichtenstein, Agustus Rodin, dan Andy Warhol.

Pada tahun 2010, juga pernah terjadi pencurian lima lukisan dari Museum d'Art Moderne di Paris, termasuk diantaranya adalah lukisan karya Picasso dan Henry Matisse, yang diperkirakan bernilai $ 124 juta ( Rp.1, 2 Triliun ).



Sumber: Daily Mail





10.12.2012

>> VINCENT CASTIGLIA MENGGUNAKAN DARAHNYA SEBAGAI TINTA UNTUK MELUKIS

 Seni kerap dihadapkan pada banyak pertanyan, tentang hidup, kematian, dan hal ikhwal manusia itu sendiri. 

Seorang pelukis introspektif menjawab pertanyaan itu lewat karyanya yang bertema eksistensial. Vincent Castiglia namanya, ia menyajikan lukisan sureal tubuh manusia yang tak utuh, bahkan membusuk. Ia mendeskripsikan figur-figur yang ia gambarkan sebagai "daging cair". 

Pelukis bertato asal New York ini hanya menggunakan satu warna mirip karat, yang ternyata dihasilkan dari torehan darahnya sendiri. Atau terkadang dicampur air mata dan keringatnya. 

Cairan merah tubuhnya diambil dengan jarum, disimpan dalam tabung, yang kemudian digunakan untuk melukis. Menurut Castiglia, oksidan besi dalam darah manusia adalah pigmen biasa dalam lukisan, ia juga bisa ditemukan secara alami di logam berkarat dan bijih besi.

Eksperiman menggunakan darah sebagai tinta lukis, dia mengakui, didorong oleh "kebutuhan untuk terhubung dengan karyanya dalam level paling intim". 

Namun ia berkeras metode yang ia gunakan bukan gimmick alias strategi pemasaran. "Agar sesuatu bisa jadi gimmick, seharusnya ia kurang substantif," kata dia. 

Dalam situsnya, Castiglia mengaku mempraktekan  phlebotomy, proses mengeluarkan darah, atau dalam bahasanya, menyedot kekuatan hidup  yang mengandung energi fisiknya sendiri, dan memberinya bentuk menjadi lukisan. Sebuah usaha untuk menghilangkan batas penghalang antara seniman dan karyanya. 

Makin besar dan detil lukisan, makin lama waktu yang dihabiskan untuk membuatnya. Rata-rata makan waktu tiga bulan untuk ukuran besar. Sebuah lukisannya dibanderol harga $ 950 - $ 26.000 ( Rp.9,1 juta - Rp. 249 juta). Musisi rock dan blues, Gregg Allman baru- baru ini membeli karyanya yang berjudul Gravity yang dibuat tahun 2006.

Sebuah pameran bertajuk, Resurrection, menampilkan karya Castiglia  yang dihasilkan selama 10 tahun sedang digelar di Soho, Manhattan sepanjang Oktober 2012 Tahun ini. 

Salah satunya, lukisan berjudul Feeding, menggambarkan seorang perempuan dengan kaki membusuk menatap bayi yang ia susui. Gambar yang mirip poster film horor itu ternyata mengandung makna dalam menurut pelukisnya: ekspresi betapa  rapuhnya kehidupan, namun selalu ada harapan dan dorongan yang menyertainya.

Karya seninya  mungkin akrab bagi penggemar film dan penggemar heavy metal. Pada tahun 2010, salah satu karyanya digunakan sebagai poster film horor MTV, Savage County. Juga dalam sampul album, berjudul Eparistera Daimones, milik band heavy metal asal Swedia, Triptykon.


Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas