Translate

11.05.2012

>> PERJALANAN HIDUP DRAMATIS PELUKIS VINCENT VAN GOGH


Vincent Willem van Gogh seorang pelukis Belanda, lahir 30 Maret 1853 dan meninggal  29 Juli 1890, ia adalah pelukis pasca-impresionis Belanda. Lukisan-lukisan dan gambar-gambarnya termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa. Ia merupakan sulung dari 6 bersaudara, putra pendeta protestan di Groot Zundert, lukisannya beraliran post-impressionisme yang mewakili era spontanitas emosional dalam seni lukis. Vincent adalah orang yang muram, gelisah, dan temperamental, namun pengetahuannya sangat luas. Hal ini dapat dilihat di 700 surat yang dikirimkannya pada saudara yang paling dikasihinya, Theo, yang juga bertugas sebagai manajernya. Surat-surat ini kemudian diterbitkan sebagai catatan kehidupan Van Gogh pada 1911.

Pada usia 16, Vincent dikirim belajar ke Den Haag untuk bekerja pada pamannya yang merupakan rekan perusahaan internasional yang berdagang karya seni. Disana ia belajar melukis pada Anton Mauve. Setelah gagal menangani klien, ia dikirim ke London dan kemudian berpindah-pindah ketempat paman-paman nya yang lain, sampai ia mengejutkan semua orang akan kemampuan berkothbahnya. Ia pun belajar disebuah pelatihan injil di Belgia, namun di tinggalkannya untuk bekerja sebagai pendeta dikalangan pekerja tambang miskin disana.

Pada usia 27 tahun, ia menemukan panggilan sejatinya dan kembali ke Belanda. Ia membuat sebuah karya yang sesuai dengan kemanusiaannya, pemakan kentang (1885), gelap dan muram, mengungkapkan kesedihan dan kemiskinan orang-orang dalam lukisannya. Tahun yang sama, ia mendaftar di akademi seni di Antwerpen, Belgia. Namun ia pergi pada hari ke dua, setelah gurunya mengatakan bahwa sapuan kuasnya terlalu berat. Dikota ini ia sempat dipengaruhi gaya lukisan Peter Paul Rubens dan pelukis Jepang bernama Hokusai (1760-1849).

Awalnya mengikuti tipikal pelukis di zamannya dengan gaya impresionisme. Namun ketidakpuasan terhadap pengekangan ekspresi seni oleh pakem impresionisme membuat ia beralih pada gaya ekspresionisme. Ia baru menjadi seniman pada tahun 1880, mulanya karya-karyanya menggunakan warna-warna yang suram. Baru ketika di Paris ia berjumpa dengan impresionisme dan neo-impresionisme yang warna-warnanya lebih cerah dan gaya lukisannya dikembangkannya menjadi sebuah gaya yang unik dan mudah dikenali.

Kemudian, ia dan Theo pergi keParis pada 1886. Setelah itu, Vincent pindah ke Arles, sementara Theo tetap tinggal dan bertugas menjual lukisannya. Van Gogh pun meninggalkan sapuan kuas yang berani dan realitas moralitasnya. Ia memutuskan menggunakan warna-warna cerah untuk mengungkapkan simbolime dalam lukisannya tentang ladang-ladang, pohon-pohon dan kehidupan pedesaan seperti Night watch (1888) dan Starry Night (1889). Ia kemudian mengundang pelukis Paul Gauguin untuk bergabung. Namun, setelah mereka bertengkar dan Gauguin pergi, Van Gogh mengalami depresi berat. Gaya lukisannya ini mencapai tingkat perkembangannya yang penuh ketika ia tinggal di Arles, Perancis.

Awalnya mengikuti tipikal pelukis di zamannya dengan gaya impresionisme. Namun ketidakpuasan terhadap pengekangan ekspresi seni oleh pakem impresionisme membuat ia beralih pada gaya ekspresionisme. Vincent Van gogh didiagnosa menderita epilepsi yang cukup parah. Diagnosa ini dibuat oleh 2 orang dokter berbeda yang merawatnya. Van Gogh juga pernah memotong telinganya sendiri. Pada akhir hidupnya, ia merasa dirinya menjadi gila dan akhirnya menghabiskan sisa hidup di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole di Saint-Rémy-de-Provence, Perancis. Di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole, dia tetap melukis.

sumber lain tentang kematiannya mengatakan bahwa Adiknya akhirnya mengirimnya kerumah sakit jiwa untuk beristirahat. Van Gogh merasa tenang di tempat itu dan mulai melukis lagi. Akhirnya ia keluar dan tinggal di sebuah pondokan. Depresinya yang belum hilang total, saat ia pergi ke sebuah ladang gandum dekat hutan, dan disitu ada beberapa anak sedang bermain dengan pistol rusak, dan secara tak sengaja meletus mengenai Van Gogh, akhirnya demi melindungi anak-anak tersebut, ia membuat pengakuan bahwa ia menembak dirinya sendiri pada 27 Juli 1890. Ia ditemukan oleh pemilik pondokannya dihutan, dan karena belum meninggal, adiknya pun dipanggil. Dua hari kemudian Van Gogh meninggal dan dimakamkan. Setelah Theo meninggal, ia pun dimakamkan di samping kakaknya. Selama masa hidupnya, Vincent Van Gogh hanya menjual 1 lukisan, "Red Vineyard at Arles" (1889).

Pada akhir hidupnya, ia merasa dirinya menjadi gila dan akhirnya menghabiskan sisa hidup di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole di Saint-Rémy-de-Provence, Perancis. Di R.S. Jiwa Saint Paul-de-Mausole, dia tetap melukis.

Berikut beberapa lukisan karya Vincent van Gogh, yang mencatat sebagai rekor penjualan tertinggi karya lukisan, antara Rp.80 Miliar s/d Rp.800 Miliar



"Cafe Terrace at night" 81cm X 65.5cm, 16 September 1888




Irises, 1889
Terjual: $53.900.000 ( ± 500 Miliar )




"Les Vignes Rouges D'Arles" 73cm X 92cm, 1888




"Portrait de I'artise sans barbe" 40cm X 31cm, 1888




"Portrait of Dr. Gachet" 67cm X 56cm, 1890
Terjual: $82.500.000 ( ± Rp.800 Miliar )




"The All-Night Cafe at Arles" 72.4cm X 92.1cm, 1890




"The Potato Eaters" 81.5cm X 114.5 cm, April 1885




"The Starry Night" 73cm X  92 cm, 1889




"Twelve Sunflowers in a Vase" 92.5cm X  73cm, 1888




"Vincent's Bedroom in Arles" 73.6cm X 92.3cm, September 1889




"Wheat Field under Threatening Skies" 50.5cm X 100.5cm, 1890




Sumber: Wikipedia
Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas




11.02.2012

>> PERJALANAN HIDUP PELUKIS MAESTRO DUNIA "PABLO PICASSO"

Pablo Ruiz Picasso lahir di Malaga, Spanyol 25 Oktober 1881 – meninggal 8 April 1973 pada umur 91 tahun, ia adalah seorang seniman terkenal dalam aliran kubisme, dan dikenal sebagai pelukis revolusioner pada abad ke-20. Ia merupakan seorang seniman jenius dalam membuat patung, grafis, keramik, kostum penari balet sampai tata panggung. Ayahnya bernama Josse Ruiz Blasco, seorang profesor seni dan ibunya bernama Maria Picasso Lopez.

Picasso memiliki sifat yang selalu ingin belajar. Perbedaan kota atau negara bukan suatu halangan untuk memperoleh beragam ilmu. Di usia 14 tahun, ia lulus ujian masuk School of Fine Arts di Barcelona dan dua tahun pindah ke Madrid untuk belajar di Royal Academy. Tak lama kemudian dia kembali lagi ke Barcelona dan bergabung di Els Quatre Gats, tempat para penyair, artis dan kritikus untuk tukar menukar ide yang didapat dari luar Spanyol. Pada usia 23 tahun, Picasso pindah ke Paris, kota pusat seni dunia pada masa itu.

Banyak seniman-seniman masyhur ditandai oleh satu macam gaya dasar. Namun tidak demikian Picasso,ia menampilkan ruang luas dari berbagai gaya yang mencengangkan. Kritikus-kritikus seni memberi julukan seperti "periode biru", "periode merah muda", "periode neo-klasik", dan sebagainya. Dia merupakan salah satu dari cikal bakal "Kubisme,". Mungkin tak ada pelukis dalam sejarah yang sanggup melakukan karya dengan kualitas begitu tinggi dengan lewat begitu banyak gaya dan cara.

Picasso menghasilkan 20.000 karya dalam hidupnya. Yang menarik, Picasso sering berganti gaya lukisan. Ini bisa terjadi karena Picasso memiliki banyak teman. Seperti dari gaya lukisan biru dan merah jambu (karena lukisan didominasi warna biru dan merah jambu) berubah drastis ke gaya kubisme, akibat pengaruh pertemanannya dengan Georges Braque.

Gaya kubisme inilah yang mengejutkan dunia seni, karena mengubah persepsi orang akan suatu keindahan seni. Kalau sebelumnya lukisan wanita mudah dikenali wajah modelnya, oleh Picasso dibuat drastis sehingga bentuk lukisannya sulit dikenali lagi, seperti yang ia tuangkan lewat karya "Demoiselles d'Avignon" Ini bukan berarti Picasso sembarangan saja membuat lukisan. Ia sebelumnya telah mempelajari karya pematung Iiberia dan patung-patung Afrika lainnya (patung primitif) yang biasanya berbentuk melengkung dan tidak proporsional.

Ketidaksembarangan Picasso juga dibuktikan dengan beberapa eksperimen yang sering dilakukannya, terutama pada perspektif dan distorsi yang ada pada suatu lukisan. Sehingga gaya kubisme temuan Picasso ini mengubah wawasan dunia akan penilaian suatu lukisan. lukisan bukan saja sebagai keindahan seni, tetapi merupakan pula sebagai hasil penelitian dan eksperimen.

Picasso adalah seniman yang melankolis, berkepribadian kuat, egois dan hidupnya sangat bebas. Tak heran, karya karyanya banyak mencerminkan kepribadiannnya. kepribadiannya yang kuat, egois dan bebas, banyak terlihat dari karya seninya yang berkesan kontroversial dan sangat ekspresif, beda dari yang pernah ada sebelumnya. Di sisi lain, kemelankolisan Picasso terungkap dari sifatnya yang sangat sensitif serta rinci dalam menilai suatu kenyataan hidup. Ia sanggup membuat kenyataan hidup itu sebagai sumber inspirasi karyanya. Misalnya, lukisan Mesra Cinta (periode biru) yang bersuasana muram dan pesimis, mencerminkan masa-masa sulit Picasso di tengah situasi yang kompetitif. Lukisan Guernica yang menjadi pusat mata di Museum Reina Sofia (Madrid) adalah goresan tangan dari hasil ingatannya pada tragedi berdarah awal tahun 1930-an di daerah Basque, Guernica terjadi ketika perang sipil dan jatuhnya ratusan bom. Kemudian burung merpati, simbol perdamaian dunia, ternyata juga merupakan rancangannya. Picasso menyelesaikan seni grafis itu setelah terinspirasi oleh burung Melanesia, pemberian Henri Matisse.

"La Reve" by Picasso

Lebih unik lagi, Picasso juga menjadikan wanita sebagai sumber inspirasi. Baginya, setiap wanita memberikan inspirasi berbeda baginya. Misalnya dari kekasihnya, Marie-Terese Walter, ia menghasilkan karya La Reve (mimpi) yang laku terjual US$ 48,4 Juta (Rp.480 Miliar). Dari kekasihnya yang lain "Eva Gouel" terlahir lukisan "Femme Assise Dans Un Fauteuil" yang termasuk salah satu adikarya gaya kubistis. Tak heran jika Picasso sampai dijuluki Don Juan (playboy). Selain berganti-ganti kekasih, ia juga telah menikah beberapa kali, antara lain dengan Fernande Olivier, Marchelle Thumbert, Olga Kohklova dan Jaqueline Roque.




Posting by JAVADESINDO Art Gallery



10.30.2012

>> TENTANG PELUKIS LEGENDARIS DUNIA "LEONARDO DA VINCI"




Leonardo da Vinci (15 April 1452 – 2 Mei 1519) adalah seorang arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia renaisans" dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang melegenda, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang menjadi cikal bakal teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna (sketsa).Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil.

Leonardo da Vinci lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, Propinsi Firenze, Italia. Ia anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina, jadi nama lengkapnya ialah Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero asal kota Vinci.
Pada usia belia, dia sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai melukis di Firenze. Akhirnya Verrochio menyatakan pensiun melukis setelah menyaksikan bahwa lukisan muridnya yang satu ini lebih bagus dari lukisannya sendiri.

Selain menjadi pelukis, Leonardo juga sanggup menunjukkan kemampuannya di bidang yang lain. Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati(Duke) di sana.Hasil karyanya selama di Milan yang paling termashur adalah "Kuda Sforza" yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Namun di situ ia tidak hanya melukis dan membuat patung saja, melainkan juga mengubah jalan-jalan sungai dan membangun kanal-kanal, serta menghibur Duke dengan memainkan lut dan bernyanyi. Lalu ia bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan untuk Paus Leo X di Roma.

Sementara itu, ia membantu Raphael dan Michaelangeo dalam merancang katedral Santo Petrus. Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman. Didalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya, ia mencuri-curi kesempatan membedah-bedah tubuh orang mati, yang di kemudian hari atas tindakan yang tak lazim di zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran masa kini.

"Last supper, 240cm X 600cm"


Maha karyanya "Jamuan Terakhir (The Last Supper)" pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah "Mona Lisa" yang kini terdapat di musium Louvre Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang.


"Monalisa, 77cm X 53cm, Tahun 1503"

Kegeniusan Leonardo terlihat dari banyaknya bidang yang ia kuasai. Ia adalah pelukis, pematung, penemu, peneliti, ahli permesinan, ahli anatomi, matematika, ahli tumbuh-tumbuhan dan binatang, optik, aerodinamik, bahkan pemusik handal. Ia belajar tanpa ada batasnya. Untuk melukis manusia, ia secara khusus mempelajari anatomi tubuh manusia. 

Sejak kecil, ia suka membaca di perpustakaan milik ayahnya di Florence. Saat dewasa, Leonardo mampu memiliki perpustakaan sendiri dengan banyak koleksi buku termasuk dari Dante dan Petrarch. Subjeknya juga beragam mulai dari matematika, anatomi, pengobatan, hingga buku-buku tentang peperangan. Dari sana pengetahuannya jadi makin luas dan tajam. Leonardo juga seorang visioner. Ia misalnya telah membayangkan mesin terbang seperti helikopter, kendaraan dengan pelindung besi (seperti tank), atau kapal yang bisa bergerak di bawah laut. Ia bahkan mendesain manusia mekanik yang dikenal sebagai Robot Leonardo, rancangan “robot” yang sering dianggap robot pertama dalam sejarah. 

Leonardo banyak menghasilkan karya seni dan berbagai desain yang menakjubkan lainnya sebelum meninggal pada 2 Mei 1519. Hingga sekarang, bahkan Einstein dan Isaac Newton pun dianggap tidak sanggup menyamai kegeniusan Leonardo da Vinci.

Leonardo da Vinci wafat di Clos Lucé, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis. 



**************************************************
Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas






10.21.2012

>> LUKISAN BERNILAI TRILIUNAN DICURI DARI MUSEUM KUNSTHAL-BELANDA

Salah satu pencurian seni terbesar dalam sejarah, tujuh lukisan bernilai Ratusan juta euro ( Triliunan Rupiah), termasuk karya Picasso dan Monet, dicuri dari Museum Kunsthal di kota Rotterdam Belanda pada pukul 3 pagi dini hari, selasa 16 oktober 2012. Gerombolan pencuri berhasil memotong sistem alarm canggih, polisi setempat mengatakan hal tersebut adalah perampokan terencana, sejauh ini polisi belum bisa memastikan keberadaan para pencuri dan barang-barang mahal tersebut. Namun para ahli lukisan menegaskan, para pencuri ini jelas pakar dan tahu persis jenis lukisan apa yang pantas dibawa, para pencuri tahu apa yang berharga.
Salah satu Museum seni terbesar di Belanda yang kemarin menjadi korban dari salah satu perampokan seni terbesar dalam sejarah tersebut telah melaporkan bahwa tidak ada penjaga yang bertugas pada saat itu. Salah satu lukisan yang dicuri adalah lukisan kubisme karya Picasso, yang disumbangkan pelukis Spanyol itu kepada Yunani pada 1949. Itu dilakukan sebagai tanda terima kasih kepada rakyat Yunani atas perlawanan mereka terhadap pasukan pendudukan Nazi Jerman selama Perang Dunia II.

Total tujuh lukisan yang dicuri adalah karya Monet ( Waterloo Bridge dan Charing Cross Bridge, tahun 1901), Picasso ( Harlequin Head, tahun 1971), Henry Matisse (Reading girl in white and yellow, 1919), Lucian Freud (Woman With Eyes Closed, tahun 2002), Paul Gauguin (Girl in Front of Open Window, tahun 1898) dan Meyer de Haan (Autoportrait, tahun 1890). Tujuh lukisan tersebut dicuri dari sebuah pameran museum, yang menampilkan koleksi pribadi lebih dari 150 lukisan dan sebagian besar milik yayasan Triton, yang hanya dipamerkan selama beberapa hari dalam rangka merayakan ulang tahun ke-20 Museum Kunsthal.

Satu lagi adalah gambar sketsa sosok St Diego de Alcala menggunakan media tinta dan pen, karya pelukis abad ke-16 dari Italia, Guglielmo Caccia. Kemudian juga lukisan Mondrian berhasil dilepas dari piguranya, tetapi tidak sempat dibawa lari oleh para pencuri. Pencuri berhasil mencuri Lukisan dalam waktu kurang dari 8 menit dan sudah direncanakan dengan sangat matang.

Daftar lukisan yang dicuri:

Claude Monet, Charing Cross Bridge, 1901




Claude Monet, Waterloo Bridge, 1901




Henri Matisse, Reading girl in white and yellow, 1919




Lucian, Woman with Eyes Closed, 2002




Meyer de Haan, Autoportrait, 1890




Pablo Picasso, Harlequin Head, 1971




Paul Gauguin, Girl in Front of Open Window, 1898


Roland Ekkers, juru bicara kepolisian mengatakan bahwa Kasus pencurian ini merupakan salah satu kasus pencurian yang paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir, dan salah satu pencurian karya seni terbesar yang pernah ada di Belanda.
Sedangkan Jop Ubbens pimpinan Gallery Christie di Amsterdam, mengatakan bahwa lukisan-lukisan yang dicuri bernilai ratusan juta euro, jika dijual secara resmi di tempat pelelangan, dan lukisan karya Picasso adalah yang paling terkenal diantara karya-karya yang dicuri.
Museum Kunsthal merupakan salah satu yang terbesar di Belanda dalam menghimpun lukisan karya pelukis ternama di Eropa. Lukisan yang diambil adalah koleksi Triton Foundation yang pertama kali dipamerkan kepada publik, dimana memamerkan lebih dari 150 karya lukisan seniman terkenal, termasuk Alexander Calder, Paul Cezanne, Marc Chagall, Salvador Dali, Edgar Degas, Marcel Duchamp, Jasper Johns, Roy Lichtenstein, Agustus Rodin, dan Andy Warhol.

Pada tahun 2010, juga pernah terjadi pencurian lima lukisan dari Museum d'Art Moderne di Paris, termasuk diantaranya adalah lukisan karya Picasso dan Henry Matisse, yang diperkirakan bernilai $ 124 juta ( Rp.1, 2 Triliun ).



Sumber: Daily Mail





10.12.2012

>> VINCENT CASTIGLIA MENGGUNAKAN DARAHNYA SEBAGAI TINTA UNTUK MELUKIS

 Seni kerap dihadapkan pada banyak pertanyan, tentang hidup, kematian, dan hal ikhwal manusia itu sendiri. 

Seorang pelukis introspektif menjawab pertanyaan itu lewat karyanya yang bertema eksistensial. Vincent Castiglia namanya, ia menyajikan lukisan sureal tubuh manusia yang tak utuh, bahkan membusuk. Ia mendeskripsikan figur-figur yang ia gambarkan sebagai "daging cair". 

Pelukis bertato asal New York ini hanya menggunakan satu warna mirip karat, yang ternyata dihasilkan dari torehan darahnya sendiri. Atau terkadang dicampur air mata dan keringatnya. 

Cairan merah tubuhnya diambil dengan jarum, disimpan dalam tabung, yang kemudian digunakan untuk melukis. Menurut Castiglia, oksidan besi dalam darah manusia adalah pigmen biasa dalam lukisan, ia juga bisa ditemukan secara alami di logam berkarat dan bijih besi.

Eksperiman menggunakan darah sebagai tinta lukis, dia mengakui, didorong oleh "kebutuhan untuk terhubung dengan karyanya dalam level paling intim". 

Namun ia berkeras metode yang ia gunakan bukan gimmick alias strategi pemasaran. "Agar sesuatu bisa jadi gimmick, seharusnya ia kurang substantif," kata dia. 

Dalam situsnya, Castiglia mengaku mempraktekan  phlebotomy, proses mengeluarkan darah, atau dalam bahasanya, menyedot kekuatan hidup  yang mengandung energi fisiknya sendiri, dan memberinya bentuk menjadi lukisan. Sebuah usaha untuk menghilangkan batas penghalang antara seniman dan karyanya. 

Makin besar dan detil lukisan, makin lama waktu yang dihabiskan untuk membuatnya. Rata-rata makan waktu tiga bulan untuk ukuran besar. Sebuah lukisannya dibanderol harga $ 950 - $ 26.000 ( Rp.9,1 juta - Rp. 249 juta). Musisi rock dan blues, Gregg Allman baru- baru ini membeli karyanya yang berjudul Gravity yang dibuat tahun 2006.

Sebuah pameran bertajuk, Resurrection, menampilkan karya Castiglia  yang dihasilkan selama 10 tahun sedang digelar di Soho, Manhattan sepanjang Oktober 2012 Tahun ini. 

Salah satunya, lukisan berjudul Feeding, menggambarkan seorang perempuan dengan kaki membusuk menatap bayi yang ia susui. Gambar yang mirip poster film horor itu ternyata mengandung makna dalam menurut pelukisnya: ekspresi betapa  rapuhnya kehidupan, namun selalu ada harapan dan dorongan yang menyertainya.

Karya seninya  mungkin akrab bagi penggemar film dan penggemar heavy metal. Pada tahun 2010, salah satu karyanya digunakan sebagai poster film horor MTV, Savage County. Juga dalam sampul album, berjudul Eparistera Daimones, milik band heavy metal asal Swedia, Triptykon.


Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas




9.18.2012

>> " PERAHU DAN MATAHARI " LUKISAN KARYA AFFANDI ISTIMEWA


Affandi, pelukis maestro legendaris kelas atas dan terkenal, karya-karya lukisanya bergaya abstrak dengan tehnik unik dalam berkarya menggunakan sapuan tangan langsung dikombinasikan dengan pelototan cat minyak langsung dari tube nya.

Lukisan karya Affandi telah dikoleksi oleh banyak kolektor dan pecinta lukisan berkelas, karena harga lukisan Affandi yang mahal, menjadikanya hanya kalangan tertentu saja yang sanggup untuk mengkoleksinya, dan hal tersebut membuat lukisan Affandi menjadi sebuah simbol kebanggaan dan prestigious bagi pemiliknya. Sehingga ada anggapan "Jika anda seorang kaya dengan Rumah atau kantor mewah, namun belum memiliki lukisan karya salah satu pelukis maestro yang terpajang di dinding ruangan, maka anda belum dikatakan memiliki mahkota kekayaan".

JAVADESINDO Art Gallery merekomendasikan untuk anda yang ingin memiliki dan mengkoleksi lukisan asli karya Affandi berikut ini merupakan pilihan istimewa untuk anda, lukisan ini merupakan koleksi istimewa  yang dilelang/ dijual secara publik, jadi siapapun anda dan apapun profesi anda, bisa memiliki koleksi istimewa karya sang pelukis maestro legendaris Affandi. Lukisan telah dicek  keaslianya oleh kurator ahli lukisan berpengalaman.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------





Pelukis: Affandi
Judul: Perahu dan Matahari
Ukuran: 92cm X 137cm
Tahun: 1971
Telp: 081.329.7.329.11

Lukisan “Perahu dan Matahari (Badai pasti berlalu)” memiliki makna dan falsafah kehidupan yang dalam, ada pembelajaran yang tinggi dari Lukisan ini.

Makna lukisan mengisahkan perjuangan manusia mengarungi samudera luas untuk mencapai suatu tempat yang dituju, dan dalam perjalanan tersebut banyak sekali rintangan, mulai dari ombak badai yang kecil hingga besar, namun setelah ombak dan badai berlalu, secercah matahari memberikan sinarnya, membawa mereka hingga suatu tempat tujuan yang mereka inginkan. Dari kisah mereka bisa diambil falsafah kehidupan, dimana mereka berhasil mengarungi samudera luas, karena memiliki sebuah tujuan pasti dan keinginan yang besar untuk meraih apa yang mereka inginkan, mereka gigih berusaha dan tidak pernah menyerah, mereka tidak perduli sebanyak apapun , sebesar apapun badai dan ombak menghadang, mereka menghadapinya, karena ombak dan badai pasti akan berlalu, berganti dengan indahnya sinar matahari, menuju tempat impian mereka.

Begitu juga makna dalam kehidupan, manusia seperti mengarungi sebuah samudera kehidupan, Manusia disimbolkan dengan Perahu, harapan disimbolkan dengan Matahari, Kehidupan disimbolkan dengan lautan Samudera, rintangan, masalah, ujian dalam kehidupan disimbolkan dengan ombak dan badai. Setiap manusia memiliki arah tujuan kehidupanya masing-masing, bahkan memiliki cita-cita atau impianya masing-masing, hanya manusia yang memiiliki arah tujuan hidup yang pasti, gigih berjuang dan tidak pernah menyerah, yang akan bisa sampai pada suatu tempat kehidupan yang mereka tuju, sesuai dengan yang mereka inginkan (sukses), meski badai dan ombak kehidupan datang silih berganti, tidak pernah menyurutkan niat mereka untuk mundur, lari atau bahkan menyerah. Mereka selalu mempunyai cercah harapan diatas harapan yang disimbolkan dalam lukisan sebagai Matahari, mereka mempunyai keyakinan akan apa yang mereka lakukan, bahwa badai dan gelombang dalam perjalanan kehidupan mereka akan berlalu, mereka akan sampai pada suatu tempat kehidupan seperti yang mereka inginkan, dan mereka yakin bahwa impian mereka akan terwujud.

Mereka disebut sebagai pejuang kehidupan, yang menjadi manusia hebat di masa depan, saat mereka sukses melalui ombak dan badai kehidupan, dan bisa membuktikan bahwa mereka bisa, mereka akan menjadi simbol manusia sukses untuk manusia yang lain. Itulah makna falsafah kehidupan yang dalam, yang dilukiskan oleh sang pelukis maestro legendaris Affandi dalam sebuah karya seni tinggi bergaya abstrak.

Lukisan ini bisa menjadi inspirasi, motivasi dan falsafah bagi anda para kolektor ataupun pecinta karya Lukisan Maestro dalam kehidupan anda. Karena ada makna dan falsafah yang dalam dibalik Lukisan ini, yang ingin disampaikan oleh Sang pelukis maestro.

Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Lelang online khusus lukisan maestro


9.15.2012

>> KEISTIMEWAAN LUKISAN DARI JAVADESINDO ART GALLERY



JAVADESINDO Art Gallery sebagai Galeri Online Lukisan terlengkap dan terbesar, yang memiliki beberapa layanan profesional dan terfokus dalam bidang lukisan, antara lain:

1. SPESIALIS PENGERJAAN LUKISAN REPRO MAESTRO DUNIA
Leonardo da Vinchi, Picasso, Van Gogh, Rembrandt, Salvador Dali, Monette, Renoir, Paul Gauguin, Edgar Degas, Dll. Kemiripan 97 - 99%.

*) Untuk pengerjaan lukisan repro, JAVADESINDO Art Gallery hanya mengerjaan lukisan repro maestro Dunia, bukan maestro Indonesia.
Guna menjaga dari penyalah gunaan lukisan repro, maka setiap lukisan repro dari JAVADESINDO Art Gallery dibelakang canvas lukisan kami berikan kode "Lukisan repro" dan keterangan nama pelukis asli, judul dan tahun asli pembuatanya.


2. SPESIALIS MENGERJAKAN SEGALA JENIS GAYA & ALIRAN LUKISAN
Realist, Naturalist, Expressionist, Impressionist, Dekoratif, Modern, Abstrak, Kontemporer, Dll.


3. MELAYANI PEMBELIAN ATAU PESANAN LUKISAN VIA INTERNET
Untuk setiap order Lukisan, harga sudah termasuk frame lukisan eksklusif dan ongkos kirim dimanapun anda berada. Pelayanan ramah, pasti dan profesional.


4. SPESIALIS MENGERJAKAN LUKIS FOTO WAJAH
Jaminan kemiripan 99%.


JAVADESINDO Art Gallery sangat menjaga kualitas tinggi pada karya lukisan, guna memberikan jaminan kepuasan bagi setiap pelanggan kami, keistimewaan dan kualitas yang kami tawarkan adalah sebagai berikut:

- Hanya karya Lukisan dengan kualitas tinggi, yang kami berikan untuk anda.

- Asli karya Lukisan tangan, yang dikerjakan oleh Pelukis-pelukis profesional dan bertalenta tinggi.

- Media Lukisan Cat Minyak di atas Canvas kualitas 1.

- Finishing touch, menggunakan coating/ lapisan dengan formula istimewa, yang membuat permukaan Lukisan tampak berkilau indah dan berdaya tahan terhadap suhu dan cuaca hingga puluhan tahun, bahkan hingga ratusan tahun.

- Dimanapun anda berada, bisa langsung order Lukisan via internet dengan mudah, praktis dan aman di JAVADESINDO Art Gallery.

- Pelayanan cepat, pasti, terpercaya, dan profesional.

Untuk anda yang ingin memiliki lukisan dengan kualitas tinggi, baik untuk koleksi ataupun sebagai hiasan dekorasi dalam ruangan interior untuk menjadi berkelas, order lukisan dari JAVADESINDO Art Gallery merupakan pilihan yang tepat.

Salah satu layanan lukisan yang Galeri kami tawarkan adalah layanan Lukisan repro dengan kualitas tinggi. Berikut beberapa contoh hasil lukisan repro yang mirip dengan model nya.


Posting by JAVADESINDO Art Gallery




"Lukisan Buah dan Kupu-kupu"



"Young Man Walking with Dogs in Fontainebleau Forest" by Renoir



Salah satu lukis wajah order Klien terhormat kami, Bpk. Amirullah Amin, Jakarta.




"Flower with vase" by Henri Matisse



Lukisan Buah bertema "Karunia Kesegaran dari Tuhan"



Lukisan Buah Anggur



"Le Moulin de la Gatette" by Van Gogh



"The Trinquetaille Bridge. Arles" by Van Gogh



"Two cut Sunflowers" by Van Gogh



"Mont Martre, Paris, Autumn" by Van Gogh



"Goddess" by Zeng Hao