Translate

10.21.2012

>> LUKISAN BERNILAI TRILIUNAN DICURI DARI MUSEUM KUNSTHAL-BELANDA

Salah satu pencurian seni terbesar dalam sejarah, tujuh lukisan bernilai Ratusan juta euro ( Triliunan Rupiah), termasuk karya Picasso dan Monet, dicuri dari Museum Kunsthal di kota Rotterdam Belanda pada pukul 3 pagi dini hari, selasa 16 oktober 2012. Gerombolan pencuri berhasil memotong sistem alarm canggih, polisi setempat mengatakan hal tersebut adalah perampokan terencana, sejauh ini polisi belum bisa memastikan keberadaan para pencuri dan barang-barang mahal tersebut. Namun para ahli lukisan menegaskan, para pencuri ini jelas pakar dan tahu persis jenis lukisan apa yang pantas dibawa, para pencuri tahu apa yang berharga.
Salah satu Museum seni terbesar di Belanda yang kemarin menjadi korban dari salah satu perampokan seni terbesar dalam sejarah tersebut telah melaporkan bahwa tidak ada penjaga yang bertugas pada saat itu. Salah satu lukisan yang dicuri adalah lukisan kubisme karya Picasso, yang disumbangkan pelukis Spanyol itu kepada Yunani pada 1949. Itu dilakukan sebagai tanda terima kasih kepada rakyat Yunani atas perlawanan mereka terhadap pasukan pendudukan Nazi Jerman selama Perang Dunia II.

Total tujuh lukisan yang dicuri adalah karya Monet ( Waterloo Bridge dan Charing Cross Bridge, tahun 1901), Picasso ( Harlequin Head, tahun 1971), Henry Matisse (Reading girl in white and yellow, 1919), Lucian Freud (Woman With Eyes Closed, tahun 2002), Paul Gauguin (Girl in Front of Open Window, tahun 1898) dan Meyer de Haan (Autoportrait, tahun 1890). Tujuh lukisan tersebut dicuri dari sebuah pameran museum, yang menampilkan koleksi pribadi lebih dari 150 lukisan dan sebagian besar milik yayasan Triton, yang hanya dipamerkan selama beberapa hari dalam rangka merayakan ulang tahun ke-20 Museum Kunsthal.

Satu lagi adalah gambar sketsa sosok St Diego de Alcala menggunakan media tinta dan pen, karya pelukis abad ke-16 dari Italia, Guglielmo Caccia. Kemudian juga lukisan Mondrian berhasil dilepas dari piguranya, tetapi tidak sempat dibawa lari oleh para pencuri. Pencuri berhasil mencuri Lukisan dalam waktu kurang dari 8 menit dan sudah direncanakan dengan sangat matang.

Daftar lukisan yang dicuri:

Claude Monet, Charing Cross Bridge, 1901




Claude Monet, Waterloo Bridge, 1901




Henri Matisse, Reading girl in white and yellow, 1919




Lucian, Woman with Eyes Closed, 2002




Meyer de Haan, Autoportrait, 1890




Pablo Picasso, Harlequin Head, 1971




Paul Gauguin, Girl in Front of Open Window, 1898


Roland Ekkers, juru bicara kepolisian mengatakan bahwa Kasus pencurian ini merupakan salah satu kasus pencurian yang paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir, dan salah satu pencurian karya seni terbesar yang pernah ada di Belanda.
Sedangkan Jop Ubbens pimpinan Gallery Christie di Amsterdam, mengatakan bahwa lukisan-lukisan yang dicuri bernilai ratusan juta euro, jika dijual secara resmi di tempat pelelangan, dan lukisan karya Picasso adalah yang paling terkenal diantara karya-karya yang dicuri.
Museum Kunsthal merupakan salah satu yang terbesar di Belanda dalam menghimpun lukisan karya pelukis ternama di Eropa. Lukisan yang diambil adalah koleksi Triton Foundation yang pertama kali dipamerkan kepada publik, dimana memamerkan lebih dari 150 karya lukisan seniman terkenal, termasuk Alexander Calder, Paul Cezanne, Marc Chagall, Salvador Dali, Edgar Degas, Marcel Duchamp, Jasper Johns, Roy Lichtenstein, Agustus Rodin, dan Andy Warhol.

Pada tahun 2010, juga pernah terjadi pencurian lima lukisan dari Museum d'Art Moderne di Paris, termasuk diantaranya adalah lukisan karya Picasso dan Henry Matisse, yang diperkirakan bernilai $ 124 juta ( Rp.1, 2 Triliun ).



Sumber: Daily Mail





10.12.2012

>> VINCENT CASTIGLIA MENGGUNAKAN DARAHNYA SEBAGAI TINTA UNTUK MELUKIS

 Seni kerap dihadapkan pada banyak pertanyan, tentang hidup, kematian, dan hal ikhwal manusia itu sendiri. 

Seorang pelukis introspektif menjawab pertanyaan itu lewat karyanya yang bertema eksistensial. Vincent Castiglia namanya, ia menyajikan lukisan sureal tubuh manusia yang tak utuh, bahkan membusuk. Ia mendeskripsikan figur-figur yang ia gambarkan sebagai "daging cair". 

Pelukis bertato asal New York ini hanya menggunakan satu warna mirip karat, yang ternyata dihasilkan dari torehan darahnya sendiri. Atau terkadang dicampur air mata dan keringatnya. 

Cairan merah tubuhnya diambil dengan jarum, disimpan dalam tabung, yang kemudian digunakan untuk melukis. Menurut Castiglia, oksidan besi dalam darah manusia adalah pigmen biasa dalam lukisan, ia juga bisa ditemukan secara alami di logam berkarat dan bijih besi.

Eksperiman menggunakan darah sebagai tinta lukis, dia mengakui, didorong oleh "kebutuhan untuk terhubung dengan karyanya dalam level paling intim". 

Namun ia berkeras metode yang ia gunakan bukan gimmick alias strategi pemasaran. "Agar sesuatu bisa jadi gimmick, seharusnya ia kurang substantif," kata dia. 

Dalam situsnya, Castiglia mengaku mempraktekan  phlebotomy, proses mengeluarkan darah, atau dalam bahasanya, menyedot kekuatan hidup  yang mengandung energi fisiknya sendiri, dan memberinya bentuk menjadi lukisan. Sebuah usaha untuk menghilangkan batas penghalang antara seniman dan karyanya. 

Makin besar dan detil lukisan, makin lama waktu yang dihabiskan untuk membuatnya. Rata-rata makan waktu tiga bulan untuk ukuran besar. Sebuah lukisannya dibanderol harga $ 950 - $ 26.000 ( Rp.9,1 juta - Rp. 249 juta). Musisi rock dan blues, Gregg Allman baru- baru ini membeli karyanya yang berjudul Gravity yang dibuat tahun 2006.

Sebuah pameran bertajuk, Resurrection, menampilkan karya Castiglia  yang dihasilkan selama 10 tahun sedang digelar di Soho, Manhattan sepanjang Oktober 2012 Tahun ini. 

Salah satunya, lukisan berjudul Feeding, menggambarkan seorang perempuan dengan kaki membusuk menatap bayi yang ia susui. Gambar yang mirip poster film horor itu ternyata mengandung makna dalam menurut pelukisnya: ekspresi betapa  rapuhnya kehidupan, namun selalu ada harapan dan dorongan yang menyertainya.

Karya seninya  mungkin akrab bagi penggemar film dan penggemar heavy metal. Pada tahun 2010, salah satu karyanya digunakan sebagai poster film horor MTV, Savage County. Juga dalam sampul album, berjudul Eparistera Daimones, milik band heavy metal asal Swedia, Triptykon.


Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas




9.18.2012

>> " PERAHU DAN MATAHARI " LUKISAN KARYA AFFANDI ISTIMEWA


Affandi, pelukis maestro legendaris kelas atas dan terkenal, karya-karya lukisanya bergaya abstrak dengan tehnik unik dalam berkarya menggunakan sapuan tangan langsung dikombinasikan dengan pelototan cat minyak langsung dari tube nya.

Lukisan karya Affandi telah dikoleksi oleh banyak kolektor dan pecinta lukisan berkelas, karena harga lukisan Affandi yang mahal, menjadikanya hanya kalangan tertentu saja yang sanggup untuk mengkoleksinya, dan hal tersebut membuat lukisan Affandi menjadi sebuah simbol kebanggaan dan prestigious bagi pemiliknya. Sehingga ada anggapan "Jika anda seorang kaya dengan Rumah atau kantor mewah, namun belum memiliki lukisan karya salah satu pelukis maestro yang terpajang di dinding ruangan, maka anda belum dikatakan memiliki mahkota kekayaan".

JAVADESINDO Art Gallery merekomendasikan untuk anda yang ingin memiliki dan mengkoleksi lukisan asli karya Affandi berikut ini merupakan pilihan istimewa untuk anda, lukisan ini merupakan koleksi istimewa  yang dilelang/ dijual secara publik, jadi siapapun anda dan apapun profesi anda, bisa memiliki koleksi istimewa karya sang pelukis maestro legendaris Affandi. Lukisan telah dicek  keaslianya oleh kurator ahli lukisan berpengalaman.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------





Pelukis: Affandi
Judul: Perahu dan Matahari
Ukuran: 92cm X 137cm
Tahun: 1971
Telp: 081.329.7.329.11

Lukisan “Perahu dan Matahari (Badai pasti berlalu)” memiliki makna dan falsafah kehidupan yang dalam, ada pembelajaran yang tinggi dari Lukisan ini.

Makna lukisan mengisahkan perjuangan manusia mengarungi samudera luas untuk mencapai suatu tempat yang dituju, dan dalam perjalanan tersebut banyak sekali rintangan, mulai dari ombak badai yang kecil hingga besar, namun setelah ombak dan badai berlalu, secercah matahari memberikan sinarnya, membawa mereka hingga suatu tempat tujuan yang mereka inginkan. Dari kisah mereka bisa diambil falsafah kehidupan, dimana mereka berhasil mengarungi samudera luas, karena memiliki sebuah tujuan pasti dan keinginan yang besar untuk meraih apa yang mereka inginkan, mereka gigih berusaha dan tidak pernah menyerah, mereka tidak perduli sebanyak apapun , sebesar apapun badai dan ombak menghadang, mereka menghadapinya, karena ombak dan badai pasti akan berlalu, berganti dengan indahnya sinar matahari, menuju tempat impian mereka.

Begitu juga makna dalam kehidupan, manusia seperti mengarungi sebuah samudera kehidupan, Manusia disimbolkan dengan Perahu, harapan disimbolkan dengan Matahari, Kehidupan disimbolkan dengan lautan Samudera, rintangan, masalah, ujian dalam kehidupan disimbolkan dengan ombak dan badai. Setiap manusia memiliki arah tujuan kehidupanya masing-masing, bahkan memiliki cita-cita atau impianya masing-masing, hanya manusia yang memiiliki arah tujuan hidup yang pasti, gigih berjuang dan tidak pernah menyerah, yang akan bisa sampai pada suatu tempat kehidupan yang mereka tuju, sesuai dengan yang mereka inginkan (sukses), meski badai dan ombak kehidupan datang silih berganti, tidak pernah menyurutkan niat mereka untuk mundur, lari atau bahkan menyerah. Mereka selalu mempunyai cercah harapan diatas harapan yang disimbolkan dalam lukisan sebagai Matahari, mereka mempunyai keyakinan akan apa yang mereka lakukan, bahwa badai dan gelombang dalam perjalanan kehidupan mereka akan berlalu, mereka akan sampai pada suatu tempat kehidupan seperti yang mereka inginkan, dan mereka yakin bahwa impian mereka akan terwujud.

Mereka disebut sebagai pejuang kehidupan, yang menjadi manusia hebat di masa depan, saat mereka sukses melalui ombak dan badai kehidupan, dan bisa membuktikan bahwa mereka bisa, mereka akan menjadi simbol manusia sukses untuk manusia yang lain. Itulah makna falsafah kehidupan yang dalam, yang dilukiskan oleh sang pelukis maestro legendaris Affandi dalam sebuah karya seni tinggi bergaya abstrak.

Lukisan ini bisa menjadi inspirasi, motivasi dan falsafah bagi anda para kolektor ataupun pecinta karya Lukisan Maestro dalam kehidupan anda. Karena ada makna dan falsafah yang dalam dibalik Lukisan ini, yang ingin disampaikan oleh Sang pelukis maestro.

Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Lelang online khusus lukisan maestro


9.15.2012

>> KEISTIMEWAAN LUKISAN DARI JAVADESINDO ART GALLERY



JAVADESINDO Art Gallery sebagai Galeri Online Lukisan terlengkap dan terbesar, yang memiliki beberapa layanan profesional dan terfokus dalam bidang lukisan, antara lain:

1. SPESIALIS PENGERJAAN LUKISAN REPRO MAESTRO DUNIA
Leonardo da Vinchi, Picasso, Van Gogh, Rembrandt, Salvador Dali, Monette, Renoir, Paul Gauguin, Edgar Degas, Dll. Kemiripan 97 - 99%.

*) Untuk pengerjaan lukisan repro, JAVADESINDO Art Gallery hanya mengerjaan lukisan repro maestro Dunia, bukan maestro Indonesia.
Guna menjaga dari penyalah gunaan lukisan repro, maka setiap lukisan repro dari JAVADESINDO Art Gallery dibelakang canvas lukisan kami berikan kode "Lukisan repro" dan keterangan nama pelukis asli, judul dan tahun asli pembuatanya.


2. SPESIALIS MENGERJAKAN SEGALA JENIS GAYA & ALIRAN LUKISAN
Realist, Naturalist, Expressionist, Impressionist, Dekoratif, Modern, Abstrak, Kontemporer, Dll.


3. MELAYANI PEMBELIAN ATAU PESANAN LUKISAN VIA INTERNET
Untuk setiap order Lukisan, harga sudah termasuk frame lukisan eksklusif dan ongkos kirim dimanapun anda berada. Pelayanan ramah, pasti dan profesional.


4. SPESIALIS MENGERJAKAN LUKIS FOTO WAJAH
Jaminan kemiripan 99%.


JAVADESINDO Art Gallery sangat menjaga kualitas tinggi pada karya lukisan, guna memberikan jaminan kepuasan bagi setiap pelanggan kami, keistimewaan dan kualitas yang kami tawarkan adalah sebagai berikut:

- Hanya karya Lukisan dengan kualitas tinggi, yang kami berikan untuk anda.

- Asli karya Lukisan tangan, yang dikerjakan oleh Pelukis-pelukis profesional dan bertalenta tinggi.

- Media Lukisan Cat Minyak di atas Canvas kualitas 1.

- Finishing touch, menggunakan coating/ lapisan dengan formula istimewa, yang membuat permukaan Lukisan tampak berkilau indah dan berdaya tahan terhadap suhu dan cuaca hingga puluhan tahun, bahkan hingga ratusan tahun.

- Dimanapun anda berada, bisa langsung order Lukisan via internet dengan mudah, praktis dan aman di JAVADESINDO Art Gallery.

- Pelayanan cepat, pasti, terpercaya, dan profesional.

Untuk anda yang ingin memiliki lukisan dengan kualitas tinggi, baik untuk koleksi ataupun sebagai hiasan dekorasi dalam ruangan interior untuk menjadi berkelas, order lukisan dari JAVADESINDO Art Gallery merupakan pilihan yang tepat.

Salah satu layanan lukisan yang Galeri kami tawarkan adalah layanan Lukisan repro dengan kualitas tinggi. Berikut beberapa contoh hasil lukisan repro yang mirip dengan model nya.


Posting by JAVADESINDO Art Gallery




"Lukisan Buah dan Kupu-kupu"



"Young Man Walking with Dogs in Fontainebleau Forest" by Renoir



Salah satu lukis wajah order Klien terhormat kami, Bpk. Amirullah Amin, Jakarta.




"Flower with vase" by Henri Matisse



Lukisan Buah bertema "Karunia Kesegaran dari Tuhan"



Lukisan Buah Anggur



"Le Moulin de la Gatette" by Van Gogh



"The Trinquetaille Bridge. Arles" by Van Gogh



"Two cut Sunflowers" by Van Gogh



"Mont Martre, Paris, Autumn" by Van Gogh



"Goddess" by Zeng Hao


9.12.2012

>> KISAH SINGKAT KEHIDUPAN PELUKIS VAN GOGH


Dengan nama lengkap "Vincent Willem van Gogh" adalah seorang pelukis pasca-impresionis asal Belanda yang karya lukisanya memiliki pengaruh luas pada seni abad ke-20, untuk warna yang hidup dan dampak emosional pada setiap karyanya. Van Gogh menderita kecemasan dan serangan penyakit mental semasa hidupnya, dan meninggal secara misterius pada usia 37, yang awalnya dikira sebagaian orang dari luka tembak bunuh diri yang dilakukanya, hingga akhirnya diketahui bahwa karena ingin melindungi anak-anak yang tak sengaja bermain pistol rusak, dan secara tak sengaja pula tembakanya mengenai dirinya, Van Gogh menutupi kalau dia telah menembak dirinya sendiri.

Van Gogh tidak mulai melukis sampai akhir umur dua puluhan, dan sebagian besar karyanya yang paling terkenal adalah karya-karya yang dihasilkanya selama dua tahun terakhir 1888-1889, sebelum dia meninggal . Van Gogh menghasilkan lebih dari 2.000 karya seni, terdiri dari sekitar 900 lukisan dan 1.100 gambar dan sketsa. Meskipun dia sedikit dikenal selama masa hidupnya, namun karyanya memberikan pengaruh yang kuat pada seni Modern yang diikuti.

Vincent van Gogh tepatnya lahir di Groot-Zundert, Belanda. Putra seorang pendeta, dibesarkan dalam suasana religius dan berbudaya, Van Gogh sangat emosional dan kurang percaya diri.

Antara 1860 dan 1880, ketika dia akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang seniman, Van Gogh sebelumnya telah dua kali menjalin kisah asmara yang tidak bahagia dan semuanya kandas, dan dalam pekerjaanya juga tidak berhasil sebagai seorang pegawai di sebuah toko buku, seorang salesman seni, dan pengkhotbah di Borinage (sebuah distrik pertambangan di Belgia), di mana ia dipecat. Dia tetap di Belgia untuk belajar seni, bertekad untuk mewujudkan kebahagiaan dengan menciptakan keindahan karya seni. Karya-karyanya pada periode awal adalah muram dan bernada warna, lukisan bergaya tajam menyala, yang paling terkenal adalah "The Potato Eaters" (1885). Pada tahun itu van Gogh pergi ke Antwerp, di mana ia menemukan karya Rubens.

Pada tahun 1886, Van Gogh pergi ke Paris untuk bergabung dengan saudaranya Theo, manajer dari Galeri Goupil. Di Paris, Van Gogh belajar dengan Cormon, Pissarro, Monet, dan Gauguin. Van Gogh mulai terpengaruh gaya lukisan palet warna gelap dan melukis dalam sapuan kuas pendek dari gaya Impresionis. Karena sikap emosional dan sifat kecemasanya, membuatnya kesulitan untuk berbaur dan belajar dengan rekan-rekanya, bila malam tiba dia juga sulit untuk tidur, hingga hal tersebut menggerogoti kesehatannya. Akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke selatan ke Arles di mana ia berharap teman-temannya akan bergabung dengannya dan membantu menemukan sebuah sekolah seni. Hanya Paul Gauguin yang bergabung denganya tapi hubungan akhir mereka tidak baik. Menjelang akhir 1888, terjadi sebuah insiden yang menyebabkan Gauguin akhirnya meninggalkan Arles, waktu itu Van Gogh mengejarnya dengan memegang pisau cukur untuk menghentikan Gauguin, namun akhirnya Van Gogh malah memotong bagian dari telinga kananya sendiri. Karena emosionalnya yang tidak stabil, akhirnya Van Gogh dikirim ke rumah sakit jiwa di Saint-Remy untuk pengobatan.

Terakhir Setelah keluar dari Rumah sakit, Van Gogh mengalami kemunduran parah pada bulan Desember 1889. Dia telah terganggu oleh penyakit mental sepanjang hidupnya. Pada tanggal 27 Juli 1890 saat berusia 37, Van Gogh pergi ke sebuah lapangan dan menembak dirinya sendiri di dada dengan pistol, namun dia selamat dan mengalami luka yang cukup parah, dia tidak menyadari bahwa luka-lukanya menjadi fatal, dia berjalan kembali ke penginapan Ravoux. Dia meninggal di sana dua hari kemudian. Theo saudaranya yang mendampingi Van Gogh hingga akhir hayatnya. Theo melaporkan kata-kata terakhir kakaknya sebagai "La durera tristesse toujours" (kesedihan akan berlangsung selamanya).

Kesehatan Theo memburuk dalam bulan-bulan setelah kematian Van Gogh saudaranya. Dia terjangkit penyakit sifilis-karena hal ini, dia tidak diakui oleh keluarganya selama bertahun-tahun. Dia dirawat di rumah sakit, ia meninggal enam bulan kemudian setelah kematian Van Gogh, pada tanggal 25 Januari, di Utrecht. Pada tahun 1914, tubuh Theo digali dan dikuburkan kembali dengan saudaranya di Auvers-sur-Oise.


Posted by JAVADESINDO Art Gallery


8.05.2012

>> LUKISAN PRESIDEN SOEKARNO KARYA BASUKI ABDULLAH

Pelukis: Basuki Abdullah
Tema: DR.Ir.Soekarno
Medium: oil on canvas
Ukuran: 111cm X 75cm
*) Lukisan koleksi Bung Karno

Sebuah karya seni tinggi, melukiskan seorang tokoh besar bersejarah Bangsa Indonesia, Presiden Soekarno berdiri tegap, sebagai Panglima Jenderal tertinggi dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada masanya, beliau berdiri gagah namun bersahaja sebagai pemimpin yang besar, sorot pandanganya menyiratkan sebuah keberanian, ketenangan dan ketegasan tanpa ragu, lukisan ini merupakan hadiah istimewa dari pelukis maestro Basuki Abdullah untuk Bung Karno.

Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Lelang online khusus lukisan maestro


7.21.2012

>> LUKISAN SEHARGA Rp. 1,3 TRILIUN



Lukisan karya Pelukis Edvard Munch berhasil terjual dengan harga Rp. 1,3 Triliun (US $ 199,9 Juta) Pada sebuah pelelangan terbuka di Galeri Sotheby, New York.

Miliarder asal Amerika, Leon Black, adalah pembeli misteri yang memecahkan rekor pembelian US $ 119,9 (sekitar Rp1,13 triliun) dalam lelang ‘The Scream’ karya Edvard Munch pada Bulan Mei 2012.

Lukisan ini merupakan salah satu karya yang paling dikenal dalam sejarah dan satu-satunya lukisan yang dimiliki secara pribadi oleh Munch, dijual di Sotheby, New York dalam penjualan singkat 12-menit – dengan pembeli yang dirahasiakan. Harga US $ 119,9 juta merupakan harga tertinggi yang pernah ada untuk sebuah karya seni dalam pelelangan publik.

Leon Black, 60 tahun warga New York, adalah pendiri dan partner senior dari Apollo Global Management, sebuah investasi dana. Kekayaannya diperkirakan bernilai US $ 3,4 miliar (sekitar Rp32,16 triliun), menurut majalah Forbes.
Lukisan tahun 1895 adalah salah satu karya lukisan dari empat lukisan yang diciptakan Edvard Munch. Lukisan yang menyeramkan dengan warna yang berputar-putar melambangkan kecemasan eksistensial dan putus asa dari era modern.

Versi lain dari "The Scream" adalah milik National Gallery of Munch Norwegia, sedangkan dua sisanya adalah milik Munch Museum di Oslo.

Sejarah saat si pelukis Edvard Munch membuat karya tersebut, di Negaranya terjadi gejala aneh. Seluruh langit dan awan yg menyelimuti Negara Norwegia antara tahun 1893-1910 menjadi aneh warnanya. Ternyata setelah diselidiki para ahli pada masa tersebut terjadi ledakan Gunung Tambora, Indonesia, yang menciptakan awan gelap menutupi hampir seluruh daratan Eropa.

Efek awan kuning-oranye itulah membuat bencana dan masyarakat menjadi stres berat pada masa itu.




posted by JAVADESINDO Art Gallery