5.23.2017

>> 5 LUKISAN YANG MEMILIKI AURA PALING MISTIS

Karya seni, salah satunya adalah Lukisan, memiliki banyak aliran, melukiskan ide, imajinasi yang tak terbatas dari sang pelukis, namun adakalanya saat sang pelukis memiliki ide serta imajinasi tentang tema lukisan seram atau horor, tentu hasil karya akan terlihat menyeramkan, sehingga orang yang melihat nya seolah lukisan tersebut memiliki aura mistis, sebagaimana 5 lukisan paling mistis berikut ini.

Sosok Nyi Roro Kidul memang terkenal di kalangan masyarakat Jawa. Saking terkenalnya, sosoknya juga diabadikan dalam sebuah lukisan yang berada di Samudra Beach Hotel kamar nomor 308. Menurut pengalaman beberapa orang yang pernah menatap lukisan tersebut selama 15 menit, mereka merasakan ada 'sesuatu' yang hadir dan diikuti oleh aroma bunga melati selama beberapa detik. Ada juga orang mengatakan melihat sekelebatan kain hijau dan suara ombak pantai selatan. Hingga saat ini lukisan Nyi Roro Kidul masih menyimpan misteri yang belum terpecahkan.



Lukisan ini dibuat sekitar abad 19. Isinya menggambarkan sesosok wanita bernama Oey Hui Lan yang merupakan keturunan China. Oey Hui Lan sendiri merupakan anak dari orang terkaya di Asia Tenggara bernama Qey Tiong Ham dan tinggal lama di Indonesia. Kisah dari kehidupan Oey Hui Lan pun tak memiliki hal-hal yang menyeramkan. Lukisan beraura mistis ini terletak di The Sugar Baron Room yang ada di Hotel Tugu, Malang. Konon menurut cerita yang berkembang, jika ada orang berani menatap mata Oey Hui Lan dalam waktu lama akan dikunjungi oleh arwah saat menginap di kamar hotel.



Lukisan Prabu Siliwangi ini terletak di Kraton Kasepuhan, Cirebon. Di balik lukisan ini, ternyata juga memiliki kisah mistis. Konon, mata dan jari yang ada di lukisan itu dapat bergerak mengikuti ke arah ke manapun kamu pergi. Selain itu, banyak para wisatawan yang berkunjung dan mengabadikan lukisan seorang raja yang didampingi seekor harimau itu selalu gagal alias gambarnya hanya menjadi hitam.



Saturn Devouring His Son dilukis oleh seorang seniman bernama Francisco Goya, sekitar tahun 1819-1823. Isi dari lukisan ini menggambarkan seorang ayah yang memakan anaknya sendiri yang bernama Cronus. Menurut cerita, Saturn memakan anaknya karena takut suatu saat anaknya akan mengambil alih kekuasaannya.



Lukisan ini mengambarkan seorang anak sedang menangis terisak. Jika dilihat sekilas memang tidak ada yang aneh dengan lukisan ini. Namun banyak orang berpendapat bahwa lukisan karya Giovanni Bragolin tersebut menyimpan kutukan yang membuat sial bagi siapa saja yang berani memandangnya dalam waktu lama. Anehnya, ketika kebakaran hebat melanda museum, lukisan The Crying Boy berhasil selamat dan tidak terbakar sama sekali.

>> LUKISAN TERBESAR UNTUK MENGHORMATI ALAM

Seorang seniman Perancis Saype membuat sebuah lukisan biodegradable di gunung yang berada di atas Resort Leysin, Swiss.

Lukisan tersebut diklaim sebagai lukisan biodegradable terbesar di dunia. Lukisan biodegradable adalah lukisan yang terbuat dari bahan-bahan organik. Selain itu, karya Saype ini juga menjadi lukisan terbesar yang pernah dibuat di rumput Fresco.

Lukisan ini mempunyai luas 10 ribu meter persegi. Saype membuat lukisan biodegradabledengan tepung, minyak biji rami, air dan bahan biodegradable lain.
Bahan-bahan tersebut diracik sendiri olehnya. Dia membuat lukisan ini bersama orang tua dan dua temannya selama lima hari dua jam.

Menurut Saype, lukisan ini hanya bertahan beberapa minggu saja, Saype mengatakan tema lukisannya adalah "What Makes a Great Man." Itu sebagai refleksi hubungan antara manusia dengan alamnya.

"Ide ini adalah melukis orang besar dibandingkan ukuran manusia biasa tapi sangat kecil jika di bandingkan dengan gunung-gunung, dunia," ujar Saype.

Saype berharap lukisan ini akan menginspirasi diskusi tentang tangungjawab lingkungan. Tema ini memang ia angkat untuk menarik dan membuat generasinya menyadari tentang alam.
( referensi )

5.21.2017

>> MISTERI DUNIA KUCING DALAM LUKISAN

Kucing, disamping sebagai hewan peliharaan lucu dan menggemaskan, terkadang sosok kucing seolah menyimpan banyak misteri.
Dalam Dunia hewan memang diberi keistimewaan oleh Sang Maha Pencipta untuk bisa melihat dan mendengarkan dimensi alam lain, dimana manusia tidak beri kemampuan indera untuk itu.

Khusus nya hewan Kucing, saat dia sendirian seolah tatapan matanya menatap tajam namun kosong, dia sedang melihat sesuatu yang menarik perhatianya di alam dimensi lain, apa yang dia lihat dan dia rasakan, secara tidak langsung, saat manusia melihat kucing tersebut, manusia juga ikut merasakan bahwa ada sesuatu yang aneh pada kucing tersebut, dan itulah misteri Dunia Kucing.

Lukisan karya pelukis master Heno Airlangga, dalam lukisan ini menggunakan tehnik goresan cat menggunakan jari tangan langsung diatas canvas, dikombinasikan dengan sentuhan kuas, sehingga nampak goresan impresif dan bertekstur unik, dan terciptalah sebuah karya seni tinggi.


" Dunia Misteri " karya Heno Airlangga, 100cm x 71cm, Acrylic on canvas, 2017

5.20.2017

>> LUKISAN GADIS KECIL DENGAN MATA BERSINAR

Lukisan Gadis kecil dengan mata bersinar, sorot mata memandang keatas dan seakan menggigit jari, dia sedang berpikir, namun entah apa yang dia pikirkan, dunia anak kecil adalah dunia penuh imajinasi bebas, dunia bermain, dan dunia untuk melakukan apapun yang dia inginkan.

Dunia anak kecil penuh dengan kepolosan dalam berpikir, berucap dan bertindak, ia melakukan apapun sesuai dengan keinginanya dan serba ingin tahu, apa yang membuatnya penasaran ia akan berpikir untuk melakukanya meski itu berbahaya bagi dirinya, seolah ia ingin menunjukan bahwa dia bisa.

Dan nampaknya, anak kecil ini sedang berpikir akan melakukan sesuatu yang telah membuatnya penasaran.

Lukisan karya pelukis master Heno Airlangga, dalam lukisan ini menggunakan tehnik goresan cat menggunakan jari tangan langsung diatas canvas, dikombinasikan dengan sentuhan kuas, sehingga nampak goresan impresif dan bertekstur unik, dan terciptalah sebuah karya seni tinggi.


" Sedang berpikir " karya Heno Airlangga, 95cm x 71cm, Acrylic on canvas, 2017

5.19.2017

>> SOSOK PRIA DIBALIK PEMBELIAN LUKISAN SENILAI Rp.1,48 TRILIUN

Nama Yusaku Maezawa seketika menyeruak, saat lukisan karya seniman Jean-Michel Basquiat terjual seharga 110,5 juta dollar AS, dalam lelang di New York, Kamis malam (18/5/2017). Seperti yang telah diberitakan, angka yang setara dengan Rp 1,48 triliun tersebut menjadikan lukisan Basquiat mencapai rekor harga lelang tertinggi di abad ke-20.

Lantas siapa Maezawa sebenarnya? Seperti yang pernah dilansir laman Forbes, Maezawa adalah pengusaha berusia 41 tahun asal Chiba, Jepang. Dia bukan pemain baru. Namanya telah dikenal sebagai salah satu kolektor lukisan dunia. Dalam wawancara itu, Maezawa mengaku sudah mulai mengoleksi lukisan sejak sekitar 10 tahun lalu.

Yusaku Maezawa berpose di depan lukisan yang sudah menjadi miliknya.

"Khususnya, saya sangat menyukai karya seni kontemporer," kata Maezawa.  Forbes memperkirakan, kekayaan Yusaku Maezawa saat ini mencapai angka 3,6 miliar dollar AS. Pria kelahiran 22 November 1975 itu mengawali bisnisnya dengan mendirikan perusahaan bernama Start Today di tahun 1998.

Kemudian, dia membangun usaha penjualan pakaian dalam jaringan (online), lewat situs Zozotown di tahun 2004. Maezawa kini menduduki peringat ke-14 sebagai orang terkaya di Jepang. Dengan kekayaan sebesar itu, maka hobinya untuk mengumpulkan karya seni berharga "selangit" pun bisa dilakukan dengan mudah.

Tahun lalu saja, dia menghabiskan uang sekitar 80 juta dollar AS, atau setara Rp 1 triliun, "hanya" untuk membeli dua buah karya seni. Salah satu lukisan yang dibelinya tahun lalu itu juga merupakan buah karya Basquiat. Harga untuk lukisan potrait  itu adalah 57 juta dollar AS.

Kala itu, nama Maezawa pun menjadi buah bibir karena mencatat rekor penjualan tertinggi. Satu lukisan lain yang dibelinya tahun lalu adalah karya Pablo Picasso "Buste de Femme" (Dora Maar). Dia membeli lukisan itu di New York pada bulan November 2016, seharga 22,3 juta dollar AS atau kira-kira Rp 300 miliar.

Kini, nama Maezawa pula yang menggemparkan acara di rumah lelang Sotheby. Melalui perang penawaran selama hampir 10 menit, akhirnya Maezawa yang unggul dengan penawaran tertinggi yang disampaikan via telepon, penjualan itu lalu sekaligus menorehkan rekor dunia.

Dalam wawancara dengan Forbes, Maezawa mengaku ingin membangun sebuah museum untuk menampung semua koleksi karya seninya.  Kini, dia sedang menyiapkan pembangunan sebuah museum di tempat kelahirannya Chiba, sebuah kota di timur Ibu Kota Tokyo. Saat wawancara dilakukan bulan April lalu, konstruksi pembangunan museum itu belum dimulai.

"Saya ingin menekankan, dalam konstruksi ini, setiap karya seni memainkan peran utama di museum," kata dia.

"Saya juga menyukai warna dan pencahayaan, pada dinding, material yang digunakan, dan ketinggian langit-langitnya," sambungnya.

Sejauh ini, Maezawa sudah mengumpulkan sederetan maha karya selain lukisan Picasso dan Baquiat.

Ada karya Roy Lichtenstein, Andy Warhol, Alexander Calder, Donald Judd, John Chamberlain, Dan Flavin, On Kawara, Mark Grotjahn, Jonas Wood, Adrien Ghenie, Jeff Koons, dan masih banyak lagi.
( sumber )

5.18.2017

>> SOSOK PELUKIS WANITA DENGAN KARYA TERMAHAL DALAM SEJARAH

Sebuah lukisan bunga putih dari gulma, yang pernah tergantung di ruang makan George W Bush, awalnya lukisan itu dimiliki adik Georgia O'Keeffe, Anita O'Keeffe Young, sempat selama enam tahun masa jabatan George W Bush, lukisan itu dipajang di ruang makan pribadi presiden di Gedung Putih.

Lukisan bunga karya mendiang artis Amerika Serikat Georgia O'Keeffe dijual seharga $44,4 juta (Rp531 miliar) pada pelelangan, sehingga mencatat rekor termahal untuk karya seorang perempuan.

Karya ini mengalahkan rekor harga $11,9 juta (Rp144 miliar) yang dicapai untuk sebuah karya tak berjudul oleh Joan Mitchell, pada bulan Mei 2014.

Sotheby mengatakan lukisan bunga Georgia O'Keeffe "berada di jajaran lukisan paling dikenali dalam sejarah seni dan budaya popular".

Rumah lelang Sotheby's di New York mengatakan tadinya lukisan O'Keefee diperkirakan akan meraih sekitar $15 juta (Rp181 miliar) namun kemudian perkiraan itu dihancurkan karena adanya perang tawar-menawar antara dua pihak yang bersaing.

O'Keeffe, meninggal tahun 1986 pada usia 98, dan terkenal karena lukisan bunga dalam format besar atau seakan-akan disorot dari jarak sangat dekat.
Lukisan yang berjudul Jimson Weed/Bunga Putih No 1-nya ini merupakan salah satu dari tiga karyanya yang dijual.

Karya ini dilelang oleh Museum O'Keeffe di Santa Fe, New Meksiko, yang menyimpan sebagian besar karya-karyanya. Hasil penjual lukisan ini akan dipakai sebagai dana akuisisi museum.

O’Keeffe terkenal melalui lukisan-lukisannya yang menggambarkan bunga. Dia pertama kali mendapat perhatian komunitas seni New York pada tahun 1916. Dia suka membuat lukisan bunga dengan format besar, seolah-olah dilihat dari lensa pembesar.

O’Keeffe dianggap sebagai salah satu seniman paling penting pada abad ke-20 dan pelukis avant-garde terkemuka di New York.

5.17.2017

>> 10 LUKISAN KLASIK PALING TERKENAL DI DUNIA

Lukisan klasik khusus nya dari daratan Eropa diakui sebagai peradaban serta cikal bakal seni rupa modern, dan memang benar, dari sanalah kemudian muncul aliran-aliran seni lukis baru, seperti aliran lukisan impresionism, dekoratif, ekspresonism, abstrak, modern, dan masih banyak lagi aliran lukisan lainya.

Pelukis-pelukis besar dan terkenal Dunia juga kebanyakan dari daratan Eropa, sebut saja Leonardo da Vinci, Michelangelo buonarroti, Vincent van Gogh, Rembrandt, Picasso, Paul Gauguin, Monet, Renoir, Paul Cezanne dan masih banyak lagi.

Lukisan klasik, ketika orang mendengar akan tertuju pada lukisan klasik eropa, sebenarnya lukisan klasik memiliki arti yang luas, setiap lukisan tua dan memiliki ciri-ciri aliran klasik, baik dari Negara manapun bisa dikatakan lukisan klasik.

Dan berikut adalah 10 Lukisan Klasik Eropa paling terkenal di Dunia:


Monalisa by Leonardo da Vinci, 77 cm × 53 cm, Oil on poplar panel, 1517-Musée du Louvre, Paris



Darmstadt Madonna by Hans Holbein, 146.5 cm × 102 cm, oil on wood, 1526



Diana and Callisto by Titian, 187 cm × 204.5 cm, oil on canvas, 1556–1559



Landscape with the Fall of Icarus by Pieter Bruegel



Las meninas by Diego Valazquez



Madame Récamier painted by Jacques-Louis David, 1800



Massacre of the Innocents by Peter Paul Rubens



Night Watch by Rembrandt



The Creation of Adam by Michelangelo



The Last Supper by Mary Magdalene