12.10.2017

>> TERNYATA PANGERAN SAUDI ADALAH PEMBELI LUKISAN SALVATOR MUNDI

Pangeran Arab Saudi ini nyaris tak dikenal. Ia masih bagian dari keluarga kerajaan, namun silsilahnya jauh dari pusat kekuasaan. Pria itu tak tercatat sebagai kolektor seni, jumlah kekayaannya pun misterius.

Baru belakangan, sosok pangeran Arab Saudi itu mencuat dan langsung jadi sorotan. Bader bin Abdullah bin Mohammed bin Farhan al-Saud, namanya, mengemuka setelah terkuak bahwa ia adalah pembeli misterius lukisan "Salvator Mundi" yang diyakini karya Leonardo da Vinci.

Lukisan itu terjual dengan harga fantastis US$ 450,3 juta atau sekitar Rp 6 triliun dalam lelang bulan lalu. Fakta bahwa Pangeran Bader adalah pembeli, terkuak dalam dokumen yang diulas oleh The New York Times. Sosok sang pangeran menjadi benang merah salah satu misteri di dunia seni dengan intrik yang terjadi di Kerajaan Arab Saudi.

Pangeran Bader membeli lukisan potret Yesus Kristus. Hal tersebut berpotensi memicu kontroversi karena perilakunya itu dianggap tak Islami. Apalagi, pembelian itu dilakukan pada saat sejumlah elite Saudi, termasuk beberapa pangeran, atas tuduhan korupsi dan memperkaya diri sendiri, dari New York Times pada Kamis (7/12/2017). Kebetulan yang lain lagi adalah, Pangeran Bader ternyata orang dekat Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman -- yang memerintahkan penangkapan tersebut.

Sejumlah pihak menganggap, pembelian lukisan senilai US$ 450,3 juta merupakan salah satu indikasi tebang pilih dalam penegakan hukum di Arab Saudi.

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman selama ini memposisikan diri sebagai pembaharu. Namun, penangkapan besar-besaran yang diperintahkannya memicu kekhawatiran Barat soal stabilitas politik di negara 'petrodollar'. Investor pun menaruh curiga. Dugaan konsolidasi kekuasaan yang dilakukan sang putra mahkota, untuk memuluskan jalannya menuju takhta, memutus upaya yang dilakukan penguasa Saudi sebelumnya, untuk membangun kesetiaan dan konsensus di dalam keluarga kerajaan.

Namun, perilaku pangeran 32 tahun tersebut juga jadi sorotan. Sebelum orang dekatnya membeli lukisan da Vinci dengan harga yang memecahkan rekor, Mohammed bin Salman sebelumnya bikin heboh saat membeli sebuah kapal pesiar buatan Rusia, sepanjang 440 kaki, dengan harga setengah miliar dolar AS. Saat dikonfirmadi, juru bicara Christie's, rumah lelang yang menjual "Salvator Mundi", tak mau berkomentar soal siapa pembeli lukisan tersebut. Juga belum ada konfirmasi dari pihak Pangeran Bader.

Saat konfirmasi belum didapatkan, Rabu kemarin, cabang Museum Louvre yang baru dibuka di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, lewat Twiiter mengumumkan bahwa Salvator Mundi akan segera datang.  Dalam dokumen yang didapatkan The New York Times disebutkan, pihak pembeli, Pangeran Bader baru muncul sehari sebelum lelang dilakukan. Sosoknya yang tak dikenal konon membuat para eksekutif di Christie berjuang untuk menguak identitasnya.

Bahkan, setelah Pangeran Bader memberikan deposit US$ 100 juta, sebagai syarat mengikuti lelang, pengacara Christie yang melakukan uji kelayakan terhadap calon penawar mendesaknya dengan dua pertanyaan.

"Dari mana dia mendapatkan uangnya? Dan apa hubungannya dengan penguasa Saudi, Raja Salman?", demikian cuplikan dokumen tersebut.

"Real estate," Pangeran Bader menjawab, tanpa merinci lebih lanjut soal asal usul kekayaannya.

Dan apa kaitannya dengan Raja Salman?  "Saya hanya satu dari 5.000 pangeran," kata sang dia. Bukan perkara mudah bagi Pangeran Bader, membayar dalam jumlah luar biasa, untuk menebus sebuah lukisan Yesus Kristus. Tindakannya dianggap berisiko menyinggung perasaan orang-orang sebangsanya yang Muslim.

Bagi umat Islam, Yesus adalah Nabi. Dan, ajaran agama tersebut melarang penggambaran nabi atau rasul.  Saat pelelangan dilakukan di New York pada 15 November 2017, Pangeran Bader tak menawar secara langsung. Wakilnya yang bertarung dengan penawar lainnya.

Penawaran dibuka dengan nilai US$ 100 juta. Harga lelang kian meninggi, melampaui US$ 179,4 juta - nilai yang dibayarkan untuk 'Women of Algiers' karya Picasso yang dilelang di Christie's pada tahun 2015. Palu diketuk pada harga US$ 450 juta. Pangeran Bader kemudian keluar sebagai pemenang lelang. Pangeran Arab Saudi tersebut mengatakan kepada balai lelang Christie bahwa dia bermaksud membayar sekaligus setelah penjualan selesai.

Namun, mengingat harga penjualan yang sangat tinggi, sebuah kontrak baru dibuat, yang menyebut pembayaran bisa dilunasi dalam enam bulan angsuran. Angsuran terakhir yang harus dibayarkan sang pangeran Arab Saudi itu jatuh tempo pada 14 Mei 2018, yakni senilai US$ 58,3 juta.
( Referensi )

12.09.2017

>> LUKISAN FIGUR TOKOH TERKENAL KARYA PELUKIS MASTER

Pelukis master Heno Airlangga menyajikan  karya-karya seni tinggi, lukisan figur tokoh-tokoh terkenal, lukisan dalam gaya kontemporer, dengan goresan-goresan spontanitas, perpaduan tehnik lukisan sapuan jari tangan dan goresan kuas impresif, hasilnya adalah sebuah karya seni tinggi, unik dan berkelas.

Perpaduan serta komposisi warna, permainan cahaya serta anatomi dari goresan-goresan impresif membentuk sosok figur sempurna yang benar-benar mirip karakternya.

Material lukisan menggunakan bahan cat akrilik diatas kanvas kualitas terbaik yang memiliki daya tahan terhadap suhu dan cuaca hingga lebih dari 100 Tahun.

Bagi anda para kolektor seni atupun para pecinta lukisan berkualitas karya seni tinggi, anda bisa menghubungi JAVADESINDO Art Gallery.

Informasi dan pembelian:
Email: javadesindo@gmail.com
Hotline: 081.329.7.329.11



Albert Einstein - Heno Airlangga, Cat Akrilik diatas kanvas, 71cm x 101cm, 2017



Bpk. Jokowi dengan Kemeja Putih - Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017



Dalai Lama 14 (Tenzin Gyatso) - Heno Airlangga, 71cm x 101cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017



Ibu Iriana - Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017




Ibu Kartini - Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017



Ibu Susi Pudjiastuti - Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017




Jenderal Soedirman - Heno Airlangga, 100cm x 150cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017



NKRI Harga Mati - Heno Airlangga, 101cm x 150cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017




Pablo Picasso - Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017



Patriot NKRI - Heno Airlangga, 101cm x 150cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017




Raden Saleh - Heno Airlangga, 100cm x 71cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017



Sang Pelukis Maestro Affandi - Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017




Sang Pendiri Bangsa - Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017



The Maestro of Modern Art - Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017



12.07.2017

>> LUKISAN BERKUALITAS TINGGI UNTUK DEKORASI RUANGAN, ADA DISINI

Bagi anda yang sedang mencari lukisan-lukisan berkualitas tinggi untuk dekorasi interior ruangan, pilihan tepat hanya di JAVADESINDO Art Gallery. Dimana Galeri kami menyediakan banyak pilihan dan terlengkap lukisan dengan berbagai tema serta obyek yang bisa anda pilih sesuai tema atau konsep dekorasi ruangan interior.

Jaminan lukisan berkualitas tinggi dan berkualitas karya seni tinggi, lukisan cat minyak dan cat akrilik diatas kanvas, lukisan sudah lengkap dengan bingkai mewah, gratis ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia.

Untuk melihat model dan katalog lengkap lukisan-lukisan yang ada di JAVADESINDO Art Gallery, silahkan kunjungi Galeri online lukisan kami, KLIK DISINI.

12.06.2017

>> LUKISAN KONTEMPOR BUNGA MATAHARI DALAM VAS

Lukisan bunga matahari di dalam vas dilukis dalam gaya kontemporer, goresan impresif bercat tebal, memerlukan skill serta sense of art yang tinggi untuk bisa menciptakan lukisan seperti ini,komposisi obyek serta kombinasi warna nampak indah dalam seni berkelas.

Bukan hanya sekedar sebagai pemanis dekorasi ruangan, lukisan ini memiliki nilai lebih sebagai koleksi seni tinggi, lukisan karya pelukis master Heno Airlangga, layak untuk melengkapi koleksi lukisan anda para kolektor seni maupun pecinta lukisan.

Informasi dan pembelian:
Telp-Whatsapp: 081.329.7.329.11
Email: javadesindo@gmail.com



Bunga Matahari di dalam Vas - Heno Airlangga, 101cm x 71cm, Acrylic on canvas, 2017

12.01.2017

>> LUKISAN BERMACAM-MACAM BUNGA BERKUALITAS KARYA SENI TINGGI

JAVADESINDO Art Gallery menyediakan bermacam-macam lukisan bunga berkualitas karya seni tinggi, aneka lukisan bunga cantik nan indah untuk koleksi seni dan dekorasi ruangan interior, dengan dekorasi lukisan bunga menjadikan dekorasi ruangan interior semakin hidup dan lebih bernuansa alami, suasana ruangan tidak membosankan, namun sebaliknya,  pesona ruangan akan menjadi pusat perhatian bagi siapapun.

Ragam lukisan bunga indah nan cantik, bisa anda beli langsung via internet, lukisan stok tersedia, lukisan sudah lengkap dengan bingkai mewah, melayani pemesanan dan pengiriman lukisan ke seluruh wilayah Indonesia, gratis ongkos kirim.

Informasi dan pembelian:
Telp-Whatsapp: 081.329.7.329.11
Email: javadesindo@gmail.com



Judul: Keindahan 3 bunga teratai
Ukuran: 66cm x 97cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.4.800.000;



Judul: 2 Mawar cinta
Ukuran: 48cm x 40cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.2.000.000;



Judul: 4 Bunga Calla lily
Ukuran: 111cm x 65cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.5.200.000;




Judul: 4 Bunga Melati
Ukuran: 78cm x 111cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.5.300.000;




Judul: 7 harapan baru
Ukuran: 51cm x 65cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.2.700.000;




Judul: Bunga Poppy I
Ukuran: 53cm x 66cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.2.500.000;




Judul: Bunga Poppy II
Ukuran: 53cm x 66cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.2.800.000;



Judul: Dalam nuansa cinta
Ukuran: 65cm x 51cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.2.400.000;



Judul: Kemurnian Alam
Ukuran: 68cm x 51cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.3.500.000;



Judul: Mahkota keindahan
Ukuran: 79cm x 111cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.5.300.000;



Judul: Mekar menyambut pagi
Ukuran: 75cm x 96cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.5.200.000;



Judul: Mekar menyapa alam
Ukuran: 70cm x 97cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.5.400.000;




Judul: Memancarkan pesona kecantikan
Ukuran: 95cm x 67cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.4.700.000;



Judul: Menebarkan keharuman
Ukuran: 52cm x 64cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.2.700.000;




Judul: Puncak keindahan
Ukuran: 64cm x 112cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.5.200.000;



Judul: Sepasang bunga Anggrek 
Ukuran: 75cm x 111cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.4.700.000;




Judul: Sepasang bunga Magnolia
Ukuran: 64cm x 111cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.5.300.000;




Judul: Sepasang bunga mawar
Ukuran: 49cm x 62cm
Media: Cat Acrylic diatas kanvas
Harga: Rp.3.800.000;

>> LUKISAN IBU KARTINI, PAHLAWAN BANGSA, PENDEKAR KAUM WANITA

Raden Adjeng Kartini berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa. Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera setelah Kartini lahir. Kartini adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Garis keturunan Bupati Sosroningrat bahkan dapat ditilik kembali ke istana Kerajaan Majapahit. Semenjak Pangeran Dangirin menjadi bupati Surabaya pada abad ke-18, nenek moyang Sosroningrat mengisi banyak posisi penting di Pangreh Praja.

Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi , maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun dan dikenal pada pertengahan abad ke-19 sebagai salah satu bupati pertama yang memberi pendidikan Barat kepada anak-anaknya. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

" Ibu Kartini " karya Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Cat Akrilik diatas kanvas, 2017

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan.

Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tetapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali.

Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Oleh orangtuanya, Kartini dijodohkan dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, Soesalit Djojoadhiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.

Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

11.30.2017

>> KEREN...LUKISAN HARIMAU SEDANG MINUM DITENGAH HUTAN BELANTARA

Harimau keberadaanya sudah mulai langka, yang hidup bebas di hutan jumlahnya pun sangat sedikit dan mulai berkurang dari waktu ke waktu, Harimau populer dengan sebutan Raja Hutan, dalam hutan dia menjadi penguasa dari segala binatang.

Sebuah pemandangan langka bisa melihat seekor harimau sedang minum di aliran sungai kecil di tengah hutan belantara, dengan tenang dan santai.
Sebagaimana tampak seekor Harimau dalam lukisan ini, begitu tenang di alam liar, menikmati kebebasanya di tengah hutan.

Lukisan Harimau dilukis dengan sangat indah dan detail, begitu indah dan nyata, lukisan karya seni tinggi sangat istimewa untuk koleksi seni maupun dekorasi ruangan interior.
Untuk anda yang berjiwa pemberani, tegas dan pantang menyerah, adalah pilihan terbaik untuk anda memiliki lukisan istimewa bertema harimau sang raja rimba ini.

Melayani pemnbelian dan pengiriman lukisan ke seluruh Indonesia, lukisan sudah lengkap dengan bingkai mewah, gratis ongkos kirim, informasi dan pemesanan hubungi:
Email: javadesindo@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081.329.7.329.11

Judul: Dahaga
Karya Anang Saroni, 
Ukuran: 90cm x 140cm
Media: Cat minyak diatas kanvas
Harga: Rp.9,3 Juta

11.26.2017

>> LUKISAN BUAH SEGAR, SEGARKAN RUANG MAKAN ANDA

Hadirkan keindahan seni kedalam interior ruang makan anda, lukisan buah segar yang memberikan sentuhan nuansa segar, menjadikan dekorasi interior ruang makan anda terasa lebih hidup dalam suasana akrab bersama keluarga tercinta diatas meja makan.

Lukisan buah segar berkualitas tinggi bisa anda dapatkan di JAVADESINDO Art Gallery, banyak pilihan terbaik, yang bisa anda pilih sesuai keinginan, ada tema lukisan buah segar klasik, modern, naturalis dan masih banyak lagi.

Lukisan cat minyak dan cat akrilik diatas kanvas, lukisan lengkap dengan bingkai mewah, dan gratis ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia, untuk melihat koleksi lengkap lukisan buah segar, silahkan kungjungi galeri online lukisan kami di sini http://javadesindo-artgallery.blogspot.co.id/2011/07/lukisan-buah-segar.html

>> LUKISAN IBU IRIANA JOKOWI TERSENYUM BERKEBAYA HIJAU

Lukisan Figur Ibu Iriana Jokowi tersenyum berkebaya hijau, dengan dandanan adat jawa, beliau nampak anggun dalam keserhanaan, itulah cerminan dari sosok sang Ibu Negara yang rendah hati dan penuh dengan kesederhanaan, beliau menjadi teladan bagi rakyat nya.

Senyum sapa dan keramah tamahan sosok Ibu Negara ini membuat kagum rakyat nya, dimanapun dia singgah selalu menebarkan senyum ketulusan dan kesederhanaan sikap.

Lukisan Ibu Iriana Jokowi, dilukis oleh pelukis master dalam gaya lukisan kontemporer, kombinasi gaya lukisan abstrak dan realis, nampak hidup memancarkan aura seni kelas tinggi, lukisan dengan media cat akrilik diatas kanvas dengan ukuran cukup besar, adalah koleksi seni yang sangat berharga untuk melengkapi koleksi seni anda.
Informasi dan pembelian:
Telp-Whatsapp: 081.329.7.329.11
Email: javadesindo@gmail.com


" Ibu Iriana " karya Heno Airlangga, 150cm x 100cm, Akrilik diatas kanvas, 2017

11.22.2017

>> PELUKIS MUDA INDONESIA TIDAK KALAH DENGAN PELUKIS LUAR NEGERI


Indonesia patut berbangga, karena memiliki segudang seniman-seniman, khususnya pelukis berbakat dengan talenta tinggi, baik pelukis yang masih muda maupun senior, hasil karya mereka tidak kalah dengan pelukis-pelukis luar negeri, bahkan lebih berkualitas.


Salah satu pelukis muda berbakat asal Demak, Jawa Tengah bernama " Muhlisun ", ia sangat produktif dalam berkarya, banyak karya lukisan hitam putih bertema potret wajah manusia, artis terkenal, wajah-wajah tradisional, dll, lukisan hitam putih nya begitu hidup seperti nyata, bahkan mungkin sebagian dari anda tidak akan percaya dan mengira bahwa itu foto hitam putih. Lukisan hitam putihnya dibuat menggunakan media serbuk arang diatas kertas.

Dalam halaman Facebook nya " Muhlisun Jalembong ", anda bisa melihat lebih banyak karya lukisanya, berikut beberapa karya lukisan hitam putih dengan media serbuk arang diatas kertas karya Muhlisun.