10.30.2012

>> TENTANG PELUKIS LEGENDARIS DUNIA "LEONARDO DA VINCI"




Leonardo da Vinci (15 April 1452 – 2 Mei 1519) adalah seorang arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia renaisans" dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang melegenda, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang menjadi cikal bakal teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna (sketsa).Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil.

Leonardo da Vinci lahir pada tahun 1452 di kota Vinci, Propinsi Firenze, Italia. Ia anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina, jadi nama lengkapnya ialah Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero asal kota Vinci.
Pada usia belia, dia sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai melukis di Firenze. Akhirnya Verrochio menyatakan pensiun melukis setelah menyaksikan bahwa lukisan muridnya yang satu ini lebih bagus dari lukisannya sendiri.

Selain menjadi pelukis, Leonardo juga sanggup menunjukkan kemampuannya di bidang yang lain. Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati(Duke) di sana.Hasil karyanya selama di Milan yang paling termashur adalah "Kuda Sforza" yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Namun di situ ia tidak hanya melukis dan membuat patung saja, melainkan juga mengubah jalan-jalan sungai dan membangun kanal-kanal, serta menghibur Duke dengan memainkan lut dan bernyanyi. Lalu ia bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan untuk Paus Leo X di Roma.

Sementara itu, ia membantu Raphael dan Michaelangeo dalam merancang katedral Santo Petrus. Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman. Didalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya, ia mencuri-curi kesempatan membedah-bedah tubuh orang mati, yang di kemudian hari atas tindakan yang tak lazim di zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran masa kini.

"Last supper, 240cm X 600cm"


Maha karyanya "Jamuan Terakhir (The Last Supper)" pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah "Mona Lisa" yang kini terdapat di musium Louvre Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang.


"Monalisa, 77cm X 53cm, Tahun 1503"

Kegeniusan Leonardo terlihat dari banyaknya bidang yang ia kuasai. Ia adalah pelukis, pematung, penemu, peneliti, ahli permesinan, ahli anatomi, matematika, ahli tumbuh-tumbuhan dan binatang, optik, aerodinamik, bahkan pemusik handal. Ia belajar tanpa ada batasnya. Untuk melukis manusia, ia secara khusus mempelajari anatomi tubuh manusia. 

Sejak kecil, ia suka membaca di perpustakaan milik ayahnya di Florence. Saat dewasa, Leonardo mampu memiliki perpustakaan sendiri dengan banyak koleksi buku termasuk dari Dante dan Petrarch. Subjeknya juga beragam mulai dari matematika, anatomi, pengobatan, hingga buku-buku tentang peperangan. Dari sana pengetahuannya jadi makin luas dan tajam. Leonardo juga seorang visioner. Ia misalnya telah membayangkan mesin terbang seperti helikopter, kendaraan dengan pelindung besi (seperti tank), atau kapal yang bisa bergerak di bawah laut. Ia bahkan mendesain manusia mekanik yang dikenal sebagai Robot Leonardo, rancangan “robot” yang sering dianggap robot pertama dalam sejarah. 

Leonardo banyak menghasilkan karya seni dan berbagai desain yang menakjubkan lainnya sebelum meninggal pada 2 Mei 1519. Hingga sekarang, bahkan Einstein dan Isaac Newton pun dianggap tidak sanggup menyamai kegeniusan Leonardo da Vinci.

Leonardo da Vinci wafat di Clos LucĂ©, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis. 



**************************************************
Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas






10.21.2012

>> LUKISAN BERNILAI TRILIUNAN DICURI DARI MUSEUM KUNSTHAL-BELANDA

Salah satu pencurian seni terbesar dalam sejarah, tujuh lukisan bernilai Ratusan juta euro ( Triliunan Rupiah), termasuk karya Picasso dan Monet, dicuri dari Museum Kunsthal di kota Rotterdam Belanda pada pukul 3 pagi dini hari, selasa 16 oktober 2012. Gerombolan pencuri berhasil memotong sistem alarm canggih, polisi setempat mengatakan hal tersebut adalah perampokan terencana, sejauh ini polisi belum bisa memastikan keberadaan para pencuri dan barang-barang mahal tersebut. Namun para ahli lukisan menegaskan, para pencuri ini jelas pakar dan tahu persis jenis lukisan apa yang pantas dibawa, para pencuri tahu apa yang berharga.
Salah satu Museum seni terbesar di Belanda yang kemarin menjadi korban dari salah satu perampokan seni terbesar dalam sejarah tersebut telah melaporkan bahwa tidak ada penjaga yang bertugas pada saat itu. Salah satu lukisan yang dicuri adalah lukisan kubisme karya Picasso, yang disumbangkan pelukis Spanyol itu kepada Yunani pada 1949. Itu dilakukan sebagai tanda terima kasih kepada rakyat Yunani atas perlawanan mereka terhadap pasukan pendudukan Nazi Jerman selama Perang Dunia II.

Total tujuh lukisan yang dicuri adalah karya Monet ( Waterloo Bridge dan Charing Cross Bridge, tahun 1901), Picasso ( Harlequin Head, tahun 1971), Henry Matisse (Reading girl in white and yellow, 1919), Lucian Freud (Woman With Eyes Closed, tahun 2002), Paul Gauguin (Girl in Front of Open Window, tahun 1898) dan Meyer de Haan (Autoportrait, tahun 1890). Tujuh lukisan tersebut dicuri dari sebuah pameran museum, yang menampilkan koleksi pribadi lebih dari 150 lukisan dan sebagian besar milik yayasan Triton, yang hanya dipamerkan selama beberapa hari dalam rangka merayakan ulang tahun ke-20 Museum Kunsthal.

Satu lagi adalah gambar sketsa sosok St Diego de Alcala menggunakan media tinta dan pen, karya pelukis abad ke-16 dari Italia, Guglielmo Caccia. Kemudian juga lukisan Mondrian berhasil dilepas dari piguranya, tetapi tidak sempat dibawa lari oleh para pencuri. Pencuri berhasil mencuri Lukisan dalam waktu kurang dari 8 menit dan sudah direncanakan dengan sangat matang.

Daftar lukisan yang dicuri:

Claude Monet, Charing Cross Bridge, 1901




Claude Monet, Waterloo Bridge, 1901




Henri Matisse, Reading girl in white and yellow, 1919




Lucian, Woman with Eyes Closed, 2002




Meyer de Haan, Autoportrait, 1890




Pablo Picasso, Harlequin Head, 1971




Paul Gauguin, Girl in Front of Open Window, 1898


Roland Ekkers, juru bicara kepolisian mengatakan bahwa Kasus pencurian ini merupakan salah satu kasus pencurian yang paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir, dan salah satu pencurian karya seni terbesar yang pernah ada di Belanda.
Sedangkan Jop Ubbens pimpinan Gallery Christie di Amsterdam, mengatakan bahwa lukisan-lukisan yang dicuri bernilai ratusan juta euro, jika dijual secara resmi di tempat pelelangan, dan lukisan karya Picasso adalah yang paling terkenal diantara karya-karya yang dicuri.
Museum Kunsthal merupakan salah satu yang terbesar di Belanda dalam menghimpun lukisan karya pelukis ternama di Eropa. Lukisan yang diambil adalah koleksi Triton Foundation yang pertama kali dipamerkan kepada publik, dimana memamerkan lebih dari 150 karya lukisan seniman terkenal, termasuk Alexander Calder, Paul Cezanne, Marc Chagall, Salvador Dali, Edgar Degas, Marcel Duchamp, Jasper Johns, Roy Lichtenstein, Agustus Rodin, dan Andy Warhol.

Pada tahun 2010, juga pernah terjadi pencurian lima lukisan dari Museum d'Art Moderne di Paris, termasuk diantaranya adalah lukisan karya Picasso dan Henry Matisse, yang diperkirakan bernilai $ 124 juta ( Rp.1, 2 Triliun ).



Sumber: Daily Mail





10.12.2012

>> VINCENT CASTIGLIA MENGGUNAKAN DARAHNYA SEBAGAI TINTA UNTUK MELUKIS

 Seni kerap dihadapkan pada banyak pertanyan, tentang hidup, kematian, dan hal ikhwal manusia itu sendiri. 

Seorang pelukis introspektif menjawab pertanyaan itu lewat karyanya yang bertema eksistensial. Vincent Castiglia namanya, ia menyajikan lukisan sureal tubuh manusia yang tak utuh, bahkan membusuk. Ia mendeskripsikan figur-figur yang ia gambarkan sebagai "daging cair". 

Pelukis bertato asal New York ini hanya menggunakan satu warna mirip karat, yang ternyata dihasilkan dari torehan darahnya sendiri. Atau terkadang dicampur air mata dan keringatnya. 

Cairan merah tubuhnya diambil dengan jarum, disimpan dalam tabung, yang kemudian digunakan untuk melukis. Menurut Castiglia, oksidan besi dalam darah manusia adalah pigmen biasa dalam lukisan, ia juga bisa ditemukan secara alami di logam berkarat dan bijih besi.

Eksperiman menggunakan darah sebagai tinta lukis, dia mengakui, didorong oleh "kebutuhan untuk terhubung dengan karyanya dalam level paling intim". 

Namun ia berkeras metode yang ia gunakan bukan gimmick alias strategi pemasaran. "Agar sesuatu bisa jadi gimmick, seharusnya ia kurang substantif," kata dia. 

Dalam situsnya, Castiglia mengaku mempraktekan  phlebotomy, proses mengeluarkan darah, atau dalam bahasanya, menyedot kekuatan hidup  yang mengandung energi fisiknya sendiri, dan memberinya bentuk menjadi lukisan. Sebuah usaha untuk menghilangkan batas penghalang antara seniman dan karyanya. 

Makin besar dan detil lukisan, makin lama waktu yang dihabiskan untuk membuatnya. Rata-rata makan waktu tiga bulan untuk ukuran besar. Sebuah lukisannya dibanderol harga $ 950 - $ 26.000 ( Rp.9,1 juta - Rp. 249 juta). Musisi rock dan blues, Gregg Allman baru- baru ini membeli karyanya yang berjudul Gravity yang dibuat tahun 2006.

Sebuah pameran bertajuk, Resurrection, menampilkan karya Castiglia  yang dihasilkan selama 10 tahun sedang digelar di Soho, Manhattan sepanjang Oktober 2012 Tahun ini. 

Salah satunya, lukisan berjudul Feeding, menggambarkan seorang perempuan dengan kaki membusuk menatap bayi yang ia susui. Gambar yang mirip poster film horor itu ternyata mengandung makna dalam menurut pelukisnya: ekspresi betapa  rapuhnya kehidupan, namun selalu ada harapan dan dorongan yang menyertainya.

Karya seninya  mungkin akrab bagi penggemar film dan penggemar heavy metal. Pada tahun 2010, salah satu karyanya digunakan sebagai poster film horor MTV, Savage County. Juga dalam sampul album, berjudul Eparistera Daimones, milik band heavy metal asal Swedia, Triptykon.


Posting by JAVADESINDO Art Gallery
Galeri online khusus lukisan berkelas